Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... write and share for empowering, peace and justice

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.online | www.pikir.net | www.globalwarming.web.id | www.minahasa.xyz | www.mimbar.online |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Irama Sang Waktu

12 Juli 2020   23:35 Diperbarui: 12 Juli 2020   23:45 100 39 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Irama Sang Waktu
| ilustrasi: "dendang irama sang waktu" || pixabay.com | 

Detik demi detik berlalu,
     memantik petikan dawai
Menit demi menit berlalu,
     genit menggoda membumbung asa hingga ke langit
Jam demi jam berlalu,
     kejam tiada ampun merajam insan yang senang berpejam mata
Hari demi hari berlalu,
     matahari dan bulan menjadi saksi hari baik atau buruk
Minggu demi minggu berlalu,
     tiada menunggu dikau yang termangu dan berpangku kaki pun juga tangan
Bulan demi bulan berlalu,
     rembulan tersenyum, tak terbilang anugerah  
Tahun demi tahun berlalu,
     karya adiluhung menhunjam tahun

Irama sang waktu terus bergulir dalam ruang suka dan duka
Menarilah, menyanyilah diiring irama sang waktu
Goreskan karya, hunjamkan makna dalam irama sang waktu
Pakailah waktu anugerah Tuhan-mu
Hidupmu singkat laksana kembang, mekar dan gugur saat waktunya tiba, dalam irama sang waktu 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x