Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... Lainnya - β–  π»π‘œπ‘π‘–: 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑙𝑖𝑠 π‘‘π‘Žπ‘› π΅π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘”π‘– πΎπ‘Žπ‘‘π‘Ž β–  π‘Šπ‘Ÿπ‘–π‘‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ π‘ β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘’ π‘“π‘œπ‘Ÿ π‘–π‘›π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘›π‘” π‘Žπ‘›π‘‘ π‘’π‘šπ‘π‘œπ‘€π‘’π‘Ÿπ‘–π‘›π‘”. πΉπ‘œπ‘Ÿ π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘‘, π‘π‘’π‘Žπ‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ 𝑗𝑒𝑠𝑑𝑖𝑐𝑒

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.blogspot.com | www.pikir.net | www.globalwarming.blogspot.com | www.minahasa.blogspot.com| www.mimbar.blogspot.com |

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kau Hilang dalam Ada-mu

30 April 2020   12:42 Diperbarui: 30 April 2020   12:47 96 4 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Sobat cantik, Β tak biasanya Β kau hadir didepan bola mataku, dengan sapa ramahmu bersahabat, dengan senyummu yang meneduhkan hati, yang galau diterpa badai problema. Pun, Β dengan wicara yang kidungkan nada bijak, pada diri yang hilang pijakan

Entah mengapa, kini engkau seperti orang asing, seakan kita tak pernah kenal, sekalipun kau berusaha melepas senyum, Β namun bukan senyum yang dulu.

Kau tak membisu, Β hanya kata yang terpaksa, dihadapanku...Β 

Mungkin kau masih menyimpan lakuku yang kau anggap salah? Atau ada virus prasangka gauli pikir dan rasa. Β aku tak tahu...

Yang ku tahu kau hilang dalam adamu, dalam hadirmu, di hadapkanku

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan