Mohon tunggu...
Suci Ayu Latifah
Suci Ayu Latifah Mohon Tunggu... Mahasiswa

Satu Tekad Satu Tujuan

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Sajak Rendang

31 Agustus 2019   09:55 Diperbarui: 31 Agustus 2019   10:04 0 2 0 Mohon Tunggu...

tubuh kami di potong sedemikian rupa

diraup bersama bumbu-bumbu

wajan memanas

kami tarik menarik pada mangkok-mangkok

sementara, api menyala dengan renyah kami diaduk, rasa mual menyumpal di mulut

kami hanya bisa mengikuti jejak bumbu yang membalut

tubuh kami telah menjelma tubuh terpuruk

hitam, mengilap, berminyak, becek-becek basah

manusia-manusia tersenyum, sedang aku menahan ronta luka yang menga

sementara anak manusia ngowoh sembari membawa piring kosong lengkap sendoknya

tubuh kami,

jadilah rendang di piring-piring

senyum renyah manusia menyantap dengan gelik dialog sembari menikmati tubuh kami.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x
31 Agustus 2019