Mohon tunggu...
Mbak Avy
Mbak Avy Mohon Tunggu... Mom of 3

Kompasianer Surabaya | Alumni Danone Blogger Academy 3 | Jurnalis hariansurabaya.com

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Tips Aman Supaya Silaturahmi Tetap Terjaga di Masa Pandemi

14 Mei 2021   14:53 Diperbarui: 14 Mei 2021   14:55 495 35 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tips Aman Supaya Silaturahmi Tetap Terjaga di Masa Pandemi
Tips aman supaya silaturahmi tetap terjaga di masa pandemi (dokumen pribadi)

Tips aman supaya silaturahmi tetap terjaga di masa pandemiSepertinya lebaran kali ini, banyak masyarakat Indonesia sudah tidak tahan untuk berdiam diri di rumah. Sejak tahun lalu, memang diterapkan larangan mudik dari pemerintah. Rupanya cukup setahun saja menahan diri. Apalagi lebaran sangat identik dengan mudik. Karena banyak warga daerah yang merantau dari kampung halaman untuk mengais rejeki di kota besar. Momen mudik adalah saat yang selalu di tunggu setiap tahunnya.

Untuk tahun ini, meski masih di larang mudik oleh pemerintah. Tapi ternyata banyak juga yang masih nekad. Kerindungan terhadap kampung halaman serta saudara, lebih tinggi daripada takut dengan corona. Oleh sebab itu, dikhawatirkan jumlah kasus Covid 19 akan meningkat setelah hari Raya Idul Fitri tahun ini. Padahal banyak sekali yang bisa kita lakukan tanpa harus khawatir putus silaturahmi meski jarak berjauhan dengan saudara atau saudara.

Dibawah ini adalah tips aman untuk menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Lebaran tanpa menghilangkan momen silaturahmi :

  • Membayar zakat lewat online atau transfer. Diantara kenalan atau saudara pasti ada yang masih banyak membutuhkan uluran tangan kita. Mungkin mereka berstatus single parent (ditinggal suami), lansia atau yatim piatu. Kita bisa membantu mereka dengan memberi sodaqoh lewat tranfer. Hari gini, pasti mereka sudah mempunyai rekening pribadi. Kalaupun kita ingin membantu lewat badan amal, sekarang sudah banyak aplikasi yang mendukung. Jadi bisa bersedekah lewat aplikasi online. Bahkan bisa dilakukan setiap saat tanpa harus keluar rumah atau bertemu orang banyak.
  • Berkirim hampers atau parcel. Sebenarnya budaya ini sudah sejak lama dilakukan, meskipun tidak dalam kondisi pandemi. Salah satu bentuk perhatian dan saling menghormati. Untuk kondisi sekarang ini malah lebih marak. Hampers atau parcel ini bisa mewakili tujuan kita untuk tetap menjaga silaturahmi selama Ramadan bahkan di hari Lebaran.
  • Beli kebutuhan Ramadan dan  keperluan Lebaran lewat online. Belanja lewat online semakin menjadi trend sejak pandemi. Apalagi sekarang banyak aplikasi online yang memudahkan untuk melakukan transaksi belanja. Terutama menjelang lebaran. Satu dua orang pasti masih membutuhkan untuk membeli keperluan seperti baju, sepatu, mukena atau yang lainnya. Mendekati lebaran justru banyak aplikasi online shop yang menawarkan diskon dan promo besar-besaran. Tinggal memilih mana yang cocok dan menguntungkan kita saja. Dengan cara demikian, kita tetap bisa memenuhi kebutuhan lebaran tanpa harus keluar rumah atau ke mall berdesak-desakan dengan banyak orang yang justru nanti akan meningkatkan penularan virus Corona.
  • Takbiran di rumah saja. Rasanya memang kurang mantap kalau takbiran tidak dilakukan di masjid atau keliling di jalanan. Budaya itu lama sekali bahkan sejak nenek moyang sudah menjadi tradisi. Tapi ketika pandemi datang, ada himbauan dari pemerintah melarang untuk melakukan kegiatan takbir. Kecuali pengurus masjid yang hanya terdiri dari beberapa orang.
  • Protokol kesehatan saat sholat Idul Fitri. Kalau tahun lalu pemerintah melarang untuk sholat hari raya baik di masjid maupun di lapangan. Tapi untuk tahun ini diijinkan. Dengan catatan masih harus menerapkan protokol Kesehatan yang ketat. Kita sendiri juga harus disiplin menjaga diri sendiri. Jadi berwudhu di rumah saja, membawa alat sholat sendiri, menggunakan masker, menjaga jarak antar shaf dan menghindari kontak fisik seperti bersalam-salaman.
  • Bersilaturahmi lewat video atau zoom. Trend video call atau zoom akhir-akhir ini sangat meningkat, terutama sejak pandemi tahun lalu. Hampir semua aktifitas pertemuan sudah tergantikan dengan video call untuk jumlah orang yang terbatas, sedang kalau lebih banyak lewat zoom. Aktifitas ini sangat seru ketika dilakukan setelah sholat Idul Fitri. Karena bisa dilakukan dengan sering tergantung kebutuhan. Kalau pagi bisa ber-zoom ria dengan keluarga. Agak siang bisa dengan teman kantor, teman komunitas atau sahabat-sahabat sendiri.

Dengan disiplin mau mengikuti tips aman seperti diatas, Inshaa Alloh kita masih tetap bisa merayakan Lebaran meskipun di tengah pandemi seperti sekarang ini. Silaturahmi tetap terjalin. Dan  kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga keluarga serta orang lain dari virus yang masih berkeliaran itu. 

Selamat hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Salam buat keluarga tersayang di rumah :)

VIDEO PILIHAN