Mohon tunggu...
Nurmansyah Amirudin
Nurmansyah Amirudin Mohon Tunggu... Tidak sedang merasa baik-baik saja

Jika untuk bergerak saja saya tidak mampu bukan berarti ide-ide gila di kepala saya mati.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Langit Pukul Dua Belas

6 Desember 2019   13:30 Diperbarui: 6 Desember 2019   13:42 2 0 0 Mohon Tunggu...

Terik dari cerlang matahari

tepat di atas ubun-ubun. Tandas

pohon, mata terbakar puisi

dan kata-kata riuh seketika.

Awan bergerak pergi

menemui sang pujaan hati yang

sedang mengandung gelisah

dan luka menganga dalam.

Kepalamu hilang rimbun

menjadi jelaga dan sebagian rasa

membuncahkan nanar dan

kalimat mulai terdengar samar.

Aku ingin membelai lagi

rambut ikal di kepalamu

terikat rapi sebagai puisi

dan kata-kata perdu.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x