Mohon tunggu...
Nur Rakhmat
Nur Rakhmat Mohon Tunggu... Guru - Guru yang Belajar Menjadi Guru

Nur Rakhmat. Pembelajar yang belajar untuk belajar bermanfaat bagi sesama. Saat ini mengajar di SDN Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang. Berusaha selalu aktif menulis dan memberikan kontribusi positif untuk kemajuan pendidikan. Aktif di forum dan komunitas literasi serta kepenulisan di Kota Semarang dan Jawa Tengah. Bisa dihubungi di FB Nur Rakhmat dan Nurrakhmat Blogguru Indonesia. Salam Sukses Selalu ...

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Jangan Merana karena Corona

17 April 2020   07:06 Diperbarui: 17 April 2020   07:19 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

JANGAN MERANA KARENA CORONA

Oleh Nur Rakhmat

Jalan terjal sudah kaulalui dalam setiap langkah jalan terbentang

Angan dan asa selalu menyertai jiwamu dalam setiap ruang

Namun apakah itu sudah menjadi nilai diri dan nilai rasamu?

Godaan dan halangan yang menantang seolah menjadi impian

Anggapan dan pujian seolah menjadi benteng laku tiap insan

Nasihat dan tuturan yang justru semakin hilang dalam peradaban

Masihkah kau merasa benar?

Endapan endapan demi endapan dosa yang terus kau lakukan

Rasa cinta dan cita yang telah kau tinggalkan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun