Mohon tunggu...
FX Aris Wahyu Prasetyo Saris
FX Aris Wahyu Prasetyo Saris Mohon Tunggu... Penulis - Menikmati menulis dan membaca dalam bertualang makna kehidupan menuju kebijaksanaan abadi.

Penulis, Pembaca, Petualang, dan Pencari Makna.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Indahnya Hujan di Malam Minggu!

17 Oktober 2021   12:12 Diperbarui: 17 Oktober 2021   12:17 144 35 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Illustrasi. www.volunteerenergy.com

Hujan di malam minggu mengguyur dengan tiba-tiba, tanpa kabar berita kehadirannya. Sore yang terus merambat menuju malam, saat asa beristirahat menikmati situasi setelah sengat dan gerah cuaca begitu tak bersahabat. Jiwa tersandar dalam raga meredakan segala kepenatan, menikmati hidup di penghujung hari sebelum ke peraduan malam. Tak disangka, hujan tumpah dalam keterkejutan rasa yang memberikan kelegaan dalam dinginnya hari.

Hujan di malam minggu membersihkan segala debu kehidupan dan menyeretnya dalam aliran yang menghantarkan pada ujung yang terus menerus mencari ujungnya. Dalam syukur yang penuh hasrat, raga dan jiwa menemukan keseimbangan rasa dan asa dalam guyuran hujan di malam minggu yang mengerti gerakan jiwa untuk sebuah makna kelegaan dan kebahagiaan malam menuju imajinasi mimpi.

Hujan di malam minggu, menjadikan semua kembali pada sebuah putaran makna dalam jejaring jiwa yang menyatukan segala pribadi dalam rajutan indah tentang kebersamaan dan persaudaraan dalam canda dan tawa beriring dengan irama hujan yang membentur segala benda mengalunkan nada-nada suka.

Hujan di malam minggu, bukanlah ratapan akan sebuah celaka dan malapetaka. Inilah sebuah airan rasa dan asa yang menyegarkan dunia, meleburkan segala suka dan duka dalam satu keluarga. Hujan di malam minggu, jiwa terus merangkai makna dalam kata, rasa, dan karya untuk menghabiskan malam.

Illustrasi. www.brisbaneholidayvillage.com.au
Illustrasi. www.brisbaneholidayvillage.com.au
#AM24 (Aliran Makna), Sebuah aliran makna untuk dunia yang lebih baik, berdaya guna, dan melegakan segala jiwa dalam kesatuan hati dan budi.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan