Mohon tunggu...
Herlina Hesti
Herlina Hesti Mohon Tunggu... Guru - Hesti

Less is more💓

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Cara Mudah Mendapatkan Cinta

12 Juni 2022   21:20 Diperbarui: 12 Juni 2022   21:35 140
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dalam kehidupan sehari-hari kita pastinya merasa senang, berbunga-bunga, dan lebih berenergi jika mendapatkan pujian dari orang lain dimana saat kita berhasil melakukan suatu target yang diberikan atau berhasil melakukan apapun itu. Saat gagal, kita pun berharap mendapatkan dukungan dan motivasi dari orang lain. 

Berbagai upaya pun dilakukan untuk mendapatkan pujian, sebagian orang berkoar-koar terhadap prestasinya hanya untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain dengan begitu bisa membuatnya merasa bahagia. 

Pada ada umunya kita menginginkan orang lain berbuat baik terhadap kita. Dari kebiasaan tersebut  kita nampaknya terlalu sibuk mencari pengakuan, pujian, dan cinta dari orang lain sampai lupa menyadari bahwa kita lebih berarti dari kata-kata pujian dari orang lain.

Hal sebaliknya ketika kita gagal melakukan sesuatu dan tidak mendapatkan pujian dari orang lain atau disepelehkan oleh orang lain, kita mulai membenci orang tersebut, merasa hilang harapan, menyalahkan diri sendiri, kehilangan gairah untuk hidup, dan merasa diri orang yang paling menderita di dunia ini.

Kita perlu menyadari bahwa orang lain tidak terlalu peduli untuk memuji keberhasilan kita dan mengakui kita. Orang lain juga punya kebebasan untuk mengkritik, mencemooh apapun itu yang ada di dunia ini. Maka dari itu, kita secara pribadi harus siap terhadap situasi apapun yang ada di dunia ini baik itu hal yang positif maupun yang negatif.

Hal yang terpenting adalah kita tidak bisa meminta orang lain untuk mengakui kita, mencintai kita untuk membuat kita bahagia karena hal-hal kebaikan yang kita harapkan dari orang lain tersebut hanya bisa diberikan, bukan untuk diminta.

Maka dari itu mencintai diri sendiri, membuat diri kita bahagia adalah tugas dan tanggung jawab pribadi. Salah satunya adalah menerima diri apa adanya. Dengan begitu kita akan dimudahkan menerima situasi yang datang dari kita baik itu hal positif maupun negatif . 

Tapi terkadang, mencintai diri sendiri tidaklah mudah untuk dilakukan terkadang kita bingung harus dimulai dari mana. Karena yang kita tahu selama bersekolah  12 tahun bahkan lebih kita hanya diajarkan ilmu-ilmu yang lain berupa ilmu hafalan yang isinya biasanya bersifat materi, iya mungkin karena kita tidak diajarkan mengapa kita belajar materi tersebut. 

Ada beberapa yang berguna untuk pendidikan dan kerja, tapi sayangnya buat hidup mungkin bisa dipertanyakan kebergunaan materi yang kita pelajari di sekolah.

Saat menghadapi kenyataan dalam menjalani kehidupan atau di dunia pekerjaan kita biasanya dituntut sebuah tujuan atau target setinggi mungkin harus tercapai, saat gagal kita disalahkan bahkan kita mengkritik diri kita sendiri sampai pada suatu tahap yang mungkin tidak sehat, akhirnya membuat kita menjadi performa yang mungkin memburuk, syukur-syukur  membaik. 

Tapi yang terjadi malah kebanyakan membuat kita menjadi tidak percaya diri. Jadi wajar saja kalau kita merasa susah dan bingung untuk mencintai diri sendiri basically kita selama ini tidak pernah diajarkan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun