Mohon tunggu...
M Abd Rahim
M Abd Rahim Mohon Tunggu... Guru - Guru/Dai
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

GPAI SMK PGRI 1 SURABAYA, Ingin terus belajar dan memberi manfaat orang banyak (Khoirunnas Anfa'uhum Linnas)

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Ibu dan Guruku Melarangku Pacaran

6 November 2022   06:38 Diperbarui: 6 November 2022   20:18 338
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sampai sana, tidak seperti biasa ia tidak mendapati Hilmi yang biasanya di ruang tamu bersama ibunya menonton TV, pak Haji juga tidak ada. Malam itu, dia hanya mendapati Dea di rumah seorang diri.

"Loh kamu Dea, kamu di rumah!, Kemana orang tuamu dan adikmu?"

"Iya sekolah pondok libur semesteran, kemarin aku pulang ngebis dijemput Abah di Terminal. Abah, Umi dan Hilmi keluar ada urusan sama teman bisnisnya. Ini aku disuruh jaga rumah."

"Oh. Ini pisang kipas buat Hilmi"

Dea tersenyum manis mendengar ucapanku

"Sebenarnya itu pesenanku!"

Magdeg

"Aku langsung pulang ya!"

"Ga masuk dulu, bentar lagi Abah dan umi juga datang!" Perintah Dea

"Mohon maaf tidak enak, apalagi kita berdua berati yang ketiga adalah setan dunk" Jawabku. "Sebenarnya hati ini bahagia sekali bertemu denganmu, melihat kedua matamu, melihat senyum indahmu. Kau adalah ciptaan Allah yang sempurna, yang ingin kumiliki" Katanya dalam hati.

Walaupun dilarang oleh ibunya, cinta Radit ke Dea tidak hilang secara mudah. Namun setiap ketemu Dea cinta kepadanya tambah memuncak sempurna. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun