Mohon tunggu...
Luna Septalisa
Luna Septalisa Mohon Tunggu... Long-life learner

Lahir 1 September 1994 | Perempuan Introvert | Suka membaca, menulis, dengar musik, berenang | Amatiran yang masih belajar menulis | kunjungi : https://lunaseptalisa.wordpress.com/ (blog pribadi)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Seandainya Tiada Jarak

28 Maret 2020   19:53 Diperbarui: 28 Maret 2020   20:03 66 11 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Seandainya Tiada Jarak
picture by Jan Kroon from pexels

Mendengar ceritamu terasa seperti obat penenang di tengah berita yang lebih banyak mewartakan duka cita. Aku membayangkan apa yang akan kita bicarakan atau kita dapat memilih diam sejenak kala senja menyapa. Seandainya tiada jarak, adakah rindu yang masih bergelora?

Tidak masalah jika kau menginginkan waktu dan ruang untuk mengambil jeda. Asalkan aku tahu kalau kau memang baik-baik saja. Seandainya tiada jarak, mungkinkah hati terbebas dari prasangka?

Katakan padaku jika itu benar atau salah karena aku terlalu rapuh untuk menanggung kehilangan

28/03/2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x