Mohon tunggu...
Ludiro Madu
Ludiro Madu Mohon Tunggu... Dosen - Dosen

Mengajar di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UPN 'Veteran' Yogyakarta.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

3 Persiapan Sederhana untuk Mengurangi Efek Samping dari Vaksin Booster

26 Januari 2022   21:45 Diperbarui: 27 Januari 2022   08:41 1485
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pada beberapa orang, rasa takut dan stres itu bisa berkembang menjadi keinginan membatalkan vaksinasi booster. Batalnya memperoleh vaksin booster itu tentu saja bukan tujuan dari tulisan ini. 

Dengan informasi mengenai efek samping dari berbagai vaksin ini, calon penerima diharapkan memiliki informasi yang cukup (well-informed), sehingga mampu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi.

Saya sendiri akan mendapatkan vaksin booster besok Kamis 27 Januari 2022. Tulisan ini merupakan bagian dari upaya saya mengumpulkan berbagai informasi mengenai efek samping dan apa saja yang perlu dilakukan untuk menghindari atau meminimalisir efek samping itu.

Ada tiga persiapan penting, yaitu:

Pertama, menjaga badan sehat sebelum menerima vaksin booster. Konsumsi makanan dan minuman bergizi dapat membantu mendapatkan badan sehat itu. Makanan dan minuman yang sehat setidaknya mengandung komposisi 4 sehat dan 5 sempurna. 

Walaupun konsumsi itu dapat berbeda, masing-masing individu dapat mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing.

Kedua, menghindari olahraga fisik yang berat. Berbagai informasi bahkan secara khusus menasehati penerima vaksin Pfizer dan Moderna. 

Akun Twitter @dirgarambe, misalnya, menyarankan penerima kedua vaksin tidak berolahraga selama 7 hari setelah divaksin.

Tangkapan layar/Dokpri
Tangkapan layar/Dokpri

Ketiga, beberapa kawan menyarankan minum vitamin C sebelum vaksin. Pada beberapa tempat vaksin, penerima juga disarankan meminum paracetamol setelah vaksin jika merasa demam. Tempat-tempat vaksin tertentu bahkan juga menyediakan paracetamol itu.

Ketiga anjuran itu bisa bersifat kolektif atau individual untuk dijalankan penerima vaksin booster. Pada akhirnya, keputusan berada di tangan masing-masing. Jika tidak yakin, terutama bagi yang kebetulan sakit, jadwal vaksinasi bisa dimundurkan atau konsultasi ke dokter dulu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun