Mohon tunggu...
Ludiro Madu
Ludiro Madu Mohon Tunggu... Dosen - Dosen

Mengajar di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UPN 'Veteran' Yogyakarta.

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Artikel Utama

Arti Penting "Bali Democracy Forum" di Tengah Pandemi Covid-19

1 Januari 2022   20:09 Diperbarui: 3 Januari 2022   07:15 757 42 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi bendera negara-negara PBB melakukan diplomasi. (sumber: via kompas.com)

Walaupun tahun berganti, Bali Democracy Forum (BDF) tetap diselenggarakan setiap tahun, bahkan di masa pandemi Covid-19. BDF merupakan salah satu agenda penting dalam politik luar negeri Indonesia. 

Sejak diluncurkan pada 2008, perhelatan BDF 2021 merupakan yang kedua kalinya di masa pandemi. Oleh karena itu, tema BDF 2021 masih mengaitkan demokrasi dan pandemi, yaitu menegaskan bahwa pandemi Covid-19 tidak boleh melunturkan nilai demokrasi di dunia.

Ada kekawatiran bahwa pandemi covid-19 memperlebar kesenjangan antara negara maju dan berkembang. Catatan penanggulangan pandemi Covid-19 secara global menunjukkan ketimpangan itu. 

Jadi, 80 persen penduduk yang telah menerima vaksin berasal dari negara-negara besar. Sebaliknya, dengan persentase yang sama maka  penduduk di negara-negara miskin belum mendapatkan vaksin.

Selama pandemi, muncul kecenderungan bahwa sebagian besar dari negara-negara miskin itu yang penduduknya belum divaksin itu memiliki sistem politik kurang demokratis. 

Namun demikian, kecenderungan itu tidak berlaku sebaliknya. Hingga saat ini tidak ada kaitan bahwa semakin banyak penduduk yang divaksinasi maka semakin demokratis sebuah negara.

Dalam konteks itu, WHO sebagai otoritas kesehatan global selalu menghimbau negara-negara besar agar mendukung inisiatif vaksin multilateral. Inisiatif itu bertujuan untum mengurangi ketimpangan vaksinasi penduduk dunia. 

Banyak pihak meyakini bahwa penanganan tuntas pandemi akan berdampak signifikan kepada pemulihan ekonomi global. Upaya itu membutuhkan penanganan bersama dan karenanya dibutuhkan kesetaraan antar-bangsa dalam mengakses vaksin Covid-19.

Demokrasi dan pandemi
Melalui BDF, Indonesia memberikan ruang-ruang diplomasi bagi perwakilan dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dalam berdemokrasi di masa pandemi ini. BDF pertama kali diselenggarakan pada 2008 atau sepuluh tahun sejak reformasi demokrasi di Indonesia. 

Sumber foto: kabarbanten.com
Sumber foto: kabarbanten.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Keamanan Selengkapnya
Lihat Keamanan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan