Mohon tunggu...
Lukman Hakim
Lukman Hakim Mohon Tunggu... Lainnya - ASN di KLHK

Jabatan Fungsional Penyuluh Kehutanan

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Parman (6)

17 Januari 2022   06:37 Diperbarui: 17 Januari 2022   06:39 263
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Hasil beberapa try out menunjukan point yang tinggi aku peroleh dari matematika dan bahasa Indonesia. Hal ini juga ditunjukan dari NEM dan Ijazah akhir SMA ku. Nilai yang paling rendah dan perlu digenjot lagi dalam persiapan test UMPTN adalah pelajaran kimia.

Tidak sampai seminggu lagi test UMPTN akan dilakukan. Hari terakhir bimbel di Primagama diisi dengan doa bersama agar bisa mengerjakan soal dengan baik dan sukses lulus di Fakultas yang sudah dipilih. "Jika kalian sudah berusaha keras, kunci sukses yang lain adalah tenang saat mengerjakan soal, kondisi sehat dan bugar, serta pasrahkan hasilnya kepada Yang Maha Kuasa," kata Purdi E. Candra, CEO Primagama.

Aku sudah mendaftar dan tempat test di Fakultas Kedokteran Umum (KU) UGM. Karena sudah selesai program bimbel 1 tahun di Primagama Wirobrajan, aku putuskan pada H-1 untuk menginap di kos-kosannya Mas Yani di Samirono. Mas Yani setahun yang lalu masuk Fakultas Elektro UGM sama dengan Mas Ermanu Kakaknya. Hal ini agar besok pagi tidak kemrungsung karena jarak kos di Wirobrajan ke UGM cukup jauh jika ditempuh dengan sepeda ataupun naik bus kota.

Sore hari aku survey tempat test dari Samirono ke Fak. KU UGM melewati makam China (sekarang Mesjid UGM) dekat Lembah, lapangan Pancasila (sekarang Gedung Ghaha Saba). Para petugas siap membantu menunjukan kepada para peserta yang ingin tahu tempat testnya. Aku menemukan ruang test dan bangku yang sesuai dengan nomer test. Hal ini tentu nyicil ayem sehingga besok sebelum jam 08.00 WIB sudah sampai di sini.

Ibu berpesan, selain kerja keras dengan berlatih soal-soal juga harus dibarengi tirakat berupa puasa senin-kemis, sholat tahajud, dhuha dan sholat-sholat sunah lainya. Doa restu dari kedua orang tua juga penting. Gabungan antara ikhtiar fisik dan bathin inilah yang mudah-mudahan Tangan Allah untuk bisa meraih cita-cita para hambanya.

"Mbengi iki wis rasah sinau Man. Usahamu wis cukup, saiki turuo ben sesuk segar bugar," saran Mas Yani.

"Iya, tapi gak iso turu-turu yo mas?" Tanyaku sambil gedibak-kedibuk di atas kasur.

"Alat tulis dan nomor bangku mu wis mbok siapke to?"

"Wis mas,"

Pikiranku selalu ke test yang aku hadapi besok. Aku kerja keras memejamkan mata, tapi gagal juga. Melihat aku tidak bisa tidur, Mas Yani menyarankan lagi,"coba koe itung 1 sampe 1000. Tapi dibathin ae ben gak nganggu tonggone. Mugo-mugo tekan satus koe wis turu."

"Hehehehehe. Siap mas!"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun