Mohon tunggu...
Lesterina Purba
Lesterina Purba Mohon Tunggu... Guru - Penulis

Hidup hanya sebentar perbanyaklah kebaikan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Karamnya Perahu

2 September 2022   09:31 Diperbarui: 2 September 2022   09:33 98 11 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber gambar

https://pin.it/2jHtGWa

Tema : masa lalu
Puisi bebas
Judul : Karamnya Perahu
Oleh : Lesterina Purba

Aku terhanyut dalam pusaran cinta
Alunan nada- nada asmara
Kata-kata syahdu mengalir senantiasa
Membuat hati semakin mendamba

Hidup terasa berwarna
Senyum manis bertengger di bibir
Hari-hari penuh dengan kidung asmara
Kekasih hati selalu  hadir 

Dalam suka maupun duka
Tetap setia sampai mati
Dijadikan permaisuri di istana
Oleh kekasih jiwa

Membuat aku semakin jatuh
Dalam lubang kebahagiaan
Janji manis ingin selalu hidup bersama
Hingga maut memisahkan

Namun itu hanya masa lalu
Semua telah hanncur lebur
Sejak orang ketiga hadir
Membuat karamnya perahu

Mulut penuh dengan dusta
Perasaan bersalah sudah raib
Kini rasa nyaman sudah punah
Tiada lagi senyum dari bibir yang hangat

Sukma bergetar dan terluka
Seperti disayat sembilu
Aku benci penghianatan
Lebih baik aku pergi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan