Mohon tunggu...
Leny Wulandari
Leny Wulandari Mohon Tunggu... .

Universitas Jember Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Dampak Public Private Partnership Terhadap Pembangunan Infrastruktur

31 Mei 2019   18:00 Diperbarui: 31 Mei 2019   18:00 0 0 0 Mohon Tunggu...

Leny Wulandari 181910501014

Fakultas Teknik, Universitas jember

Pengembangan infrastuktur di seluruh Indonesia adalah hal yang sangat penting. Setiap daerah ingin berlomba-lomba mengembangkan suatu infrastuktur menjadi lebih baik dan dapat memenuhi kebutuhan fasilitas dasar masyarakat. Faktor utama adanya infrastruktur bagi masyarakat karena ketersediaan infrastruktur adalah penggeraak perekonomian masyarakat juga, sehingga jika suatu infrastruktur tidak tersedia dengan baik maka kan merdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun dalam pengembangan infrastruktur pastinya akan membutuhkan biaya yang sangat banyak. Hal ini adalah penyebab perkembangan infrastruktur di Indonesia terhambah, karena maalah biaya.

Sejak tahun 1998 indonesia berinisiatif melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan pada saat itu sudah diberlakukannya konsep PPP atau KPS( Kemitraan Pemerintah Swasta) dengan menggunakan perjanjian ini guna dapat mengembangkan suatu negera menjadi lebih baik, dan juga saling berkerjasama guna meningkatkan kualitas pelayan public.

PPP sendiri adalah public Private Partnership dalam pengertiaannya adalah suatu kerjasama yang dilakukan oleh Kemitraan swasta dan pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kepentingan dari masing-masing pelaku PPP. Dalam PPP peran pihak swasta sangatlah penting karena dalam pengembangan infrastruktur sektor swasta yang membiayai, membangun dan mengelola sarana prasana, sedang peran pemerintah hanya pada peraturan pelayanan nya saja dan pengendalian asset pelaksanaan kerjasama.

Bentuk hubungan yang terjadi antara pihak Swasta dan Pemerintah pada kegiatan umum berada di Indonesia adalah pada pengelolaan pembangunan Jalan tol, proyek ini dikerjakan oleh pihak swasta dan pemerintah hanya mengawasi dan membrikan pelayanan peraturan setalah jalan tol selesai yang mengelola uang masuk ke pihak swasta selama jangka waktu 10 -- 50  tahun setelah itu yang mengelola uang yang masuk dari hasil jalan tol adalah pemerintahan Indonesia. Dalam PPP selalu melibatkat proyek-proyek yang bersifat public. Yang mendorong pemerintaha melaksanakan kerjasam pada pihak swasta karena keterbatasan dana, efisiensi dan efektivitas pemerintah dan pertanggung jawaban pmerintah kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan PPP pasti akan mendapatkan dampak positif dan negative. Dampak positif yang disebabkan karena PPP adalah adanya pembagian resiko antara pihak pemerintah dan juga pihak swasta, pembagian resiko yang tidak merata mengakibatkan perselisihan, adanya pengehematan pengeluaran biaya pembangunan, adanya perbaikan tingkat pelayanan public yang mengalami kerusakan atau tidak berfungsi dengan baik, dan adanya manfaat ekonomi terhadap masyarakat, dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan dll. Sementara dampak negative yang disebabkan kareana PPP adalah tetundanya suau proyek kegiatan, pelayan yang tidak prima atau baik, terjadi bias dalam proyek tidak tepat sasaran pembangunan.

Kesimpulan dari pembahasan PPP bagi perkembangan infrastuktur sangatlah berperan penting sebab dengan adanya infrastuktur dapat meningkatan perekonomian. Jika infrastruktur terhambat maka pelaksanaan kegiatan yang dapat mengembangan kualitas suatu Negara akan juga terhambat.diharapkan jika dengan adanya infrastruktur juga dapat menambah pendapatan pemerintahan daerah yang dapat mengembangkan terus infrastruktur-infrastruktur bagi masyarakat. 

Pada pelaksanaan PPP juga pasti terdapat permasalahan yang positif dan negative. Permasalahan ini akan timbul jika suatu perjanjian tidak berjalan dengan peraturan yang ada dan juga adanya factor eksternal seperti kerusakan yang terjadi pada pembangunan dll.