Mohon tunggu...
Lanjar Wahyudi
Lanjar Wahyudi Mohon Tunggu... Cepat menulis, lambat berkata-kata.....wkwkwkwk...

Didalam menulis ada proses berpikir, merenung, dan memutuskan sebuah gagasan. Itulah asyiknya menulis. Bisa hubungi saya di lanzarw@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Artikel Utama

Cerdas Mengelola Komplain Pelanggan

6 September 2019   23:07 Diperbarui: 7 September 2019   14:10 0 7 3 Mohon Tunggu...
Cerdas Mengelola Komplain Pelanggan
ilustrasi berkomunikasi dengan pelanggan (sumber: hrmagazine.co.uk/AdobeStock))

"Anda puas beri tahu teman, anda tidak puas beri tahu kami" 

Setiap kali selesai menjemput anak-anak  belajar menari di Pendopo Ambarukmo, Jogja, anak-anak pasti minta diantar ke salah satu outlet restoran cepat saji di Ambarukmo Plaza.

Tempatnya memang berada hanya beberapa langkah dari tempat mereka berlatih menari. Namun bukan untuk makan malam, tapi hanya membeli es krim kesukaan mereka.

Pengalaman kami, setiap kali hendak membeli es krim pasti kami harus antre panjang. Padahal ada beberapa kasir yang melayani pelanggan.

Namun faktanya kami tetap masih harus antre panjang dengan sabar, dan semua melakukan dengan tertib sampai pesanan selesai disiapkan. Semua baik-baik saja: kami antre panjang namun puas dengan layanan yang pegawai berikan, no complaint.

Lain peristiwa adalah ketika saya bersama anak bungsu ke restoran cepat saji di sekitar rumah kami yang sedang naik daun karena rasa ayam gorengnya yang enak. Ditambah inovasi produk lain seperti ayam geprek, nasi goreng dan chicken steak-nya yang yummy.

Waktu itu jam 10 pagi. Sesuai tulisan di pintu masuk bahwa restoran ini buka jam 10.00 - 22.00 WIB, maka saya masuk dengan yakin, dan memesan chicken steak dan ayam geprek.

Namun pegawai di dalam mengatakan kepada saya bahwa belum bisa melayani pelanggan karena sedang sibuk menyiapkan ratusan pesanan yang harus segera dikirim.

Mereka baru bisa melayani pelanggan lain setelah jam 11.00 WIB. Memang saya lihat banyak sekali dus box makanan yang berjajar rapi dengan isi lengkap.

Secara refleks saya berkata bahwa tidak bisa saya diperlakukan begini karena saya sama posisinya dengan pelanggan lain walau saya hanya order 2 porsi. Lagian tulisan di pintu masuk bukan jam 11.00 WIB tetapi jam 10.00-22.00 WIB.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5