Mohon tunggu...
lady  anggrek
lady anggrek Mohon Tunggu... write female health travel

Suka menulis, Jakarta, Blog: amaliacinnamon.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Apakah Kita Membutuhkan Alasan untuk Menulis?

13 September 2019   21:56 Diperbarui: 13 September 2019   22:02 0 7 2 Mohon Tunggu...
Apakah Kita Membutuhkan Alasan untuk Menulis?
ilustrasi pribadi

Jika engkau memiliki perasaan tersimpan di dalam jiwa namun sulit untuk berkata sesuai apa yang diinginkan. Dengan menulis saya telah mengerti kalau dapat memberitahu apa yang saya beritahukan dan berkomunikasi dengan orang lain. 

Kepada suatu kejadian yang menemani saya yaitu suka duka, peristiwa dan mengenang. Melalui cerita pendek dan puisi dari kata-kata biasa namun sesuai dengan apa yang saya alami dan rasakan.

Hari ini Sang Pencipta memberikan karunia kepada setiap manusia memiliki kesempatan menjalani hidup. Namun tetap sesuai petunjuk dan akal pikiran yang kita miliki. 

Maka kata-kata saya adalah keinginan, perasaan, kehidupan, pengalaman, merupakan bagian dari kehidupan. Seandainya saya tidak menulis maka  saya merasa kehilangan dan kelelahan yang tidak akan pernah tersampaikan dalam suatu media.

Saya pernah mencoba menggambar namun ada beberapa gambar yang telah dibuat sungguh kurang dari sempurna. Karena saya tidak tahu bagaimana mengembangkan karya di bidang menggambar. Tidak sulit mengekspresikan perasaan lewat menggambar tetapi terasa kurang berminat.

Sedangkan menulis adalah suatu hal yang saya lakukan dengan rutin tetapi ada rasa tersimpan di dalam setiap tulisan. Tulisan saya adalah sebuah karya yang saya beritahukan kepada umum di media sosial. 

Contohnya instagram, twitter, kompasiana dan blog. Maka saya dapat mengetahui bagaimana reaksi dan pemikiran orang lain tentang karya tulis saya. Baik buruk, diterima dan tidak diterima, semoga bermanfaat, menghibur dan mengambil makna dari tulisan saya di dunia nyata.

Kenapa saya menulis? Saya menulis untuk mencari masa depan saya, keinginan dan pemikiran, serta apa yang saya berikan bagi pembaca. 

Namun menulislah dengan jiwa dan akal pikiranmu, di waktu kesunyian, keheningan mencari masa depanmu melalui tulisan. Maka apa yang engkau sukai dari menulis? 

Perasaan apa yang ingin engkau beritahukan kepada orang lain? Pengalaman apa yang terjadi dalam kehidupanmu? Keinginan apakah yang belum engkau lakukan?

Menulislah dalam keadaan dirimu bahagia, duka, kesunyian, keresahan, cita-cita, harapanmu dan perasaan apa yang ada di dalam jiwa. Bercerita kepada seseorang melalui tulisan kasih sayang dengan tuntunan dari Sang Pencipta kepada umatnya dengan kebaikan, jalan cahaya, meraih cita-cita di hari apapun kau alami. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2