Mohon tunggu...
Acek Rudy
Acek Rudy Mohon Tunggu... Konsultan - Palu Gada

Entrepreneur, Certified Public Speaker, Blogger, Author, Numerologist. Mua-muanya Dah.

Selanjutnya

Tutup

Love Pilihan

Belajar dari Sunder Ramu, Mencintai Tidak Harus Meniduri

19 Agustus 2021   05:22 Diperbarui: 19 Agustus 2021   05:29 876
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ia telah berhasil "memadu kasih" dengan artis terkenal, model, aktivis, guru yoga, dan juga politisi. Beberapa di antara mereka bahkan sudah bersuami.

Ini belum termasuk wanita pemulung sampah, biarawati berusia 90 tahun, dan juga neneknya sendiri yang telah berusia 105 tahun. Tapi, bukannya dikutuk, Sunder justru menerima banyak pujian dari publik.

Tersebab teman kencan bagi Sunder, tidak harus berakhir berbalut birahi. Namun, romantisme benar-benar ada. Kencan berdua tentu adalah momen spesial untuk memadu kasih.

"Apa yang saya lakukan adalah untuk mengangkat kesadaran tentang hak-hak para wanita," ujar aktor yang memiliki ribuan fans ini.

Sunder mengaku prihatin dengan kondisi India yang sangat tidak adil terhadap kaum wanita. Baginya, diskriminasi gender adalah sesuatu yang tidak pantas.

Sayangnya apa yang kelihatan di India sama sekali berbeda. Bukan hanya diskriminasi gender, tapi juga ras dan kasta.

Baca juga: India, Covid, Kasta, Dalit, dan Karma, Gawat!

Titik baliknya adalah ketika seorang gadis dari kaum Dalit yang diperkosa beramai-ramai di Delhi. Mahasiswi berusia 23 tahun tersebut berakhir mengenaskan. Ia tewas setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit.

Sunder merasa sangat terganggu. Kendati itu bukanlah hal yang ia lakukan, tetapi sebagai warga India ia merasa malu. Bagi Sunder, ini bukan hanya sekedar PR politik atau urusan aktivis semata. Ia harus berbuat sesuatu!

Untuk itulah, proyek berkencan dengan 365 wanita dimulai.

Sunder juga memiliki prinsip. Ia ingin memperbaiki stigma yang terjadi dari sebuah hubungan. Tidak semata urusan syahwat, tidak selalu harus bercinta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun