Mohon tunggu...
kodim0719jepara
kodim0719jepara Mohon Tunggu... Penerangan Kodim 0719/Jepara

Penerangan Kodim 0719/Jepara adalah satuan penerangan dalam menjalankan tugas sebagai salah satu institusi di jajaran TNI-AD adalah menyampaikan informasi secara benar dan profesional tentang hal ihwal TNI AD sebagai kekuatan pertahanan negara Matra Darat kepada masyarakat, serta memberikan tanggapan yang simpatik manakala ada suatu informasi yang dianggap dapat merugikan citra positif TNI AD. Selain itu sebagai institusi yang sekaligus "Agen Informasi", bertugas mengolah informasi, menyampaikan informasi, mengelola informasi, baik untuk pihak internal maupun eksternal dan semua itu ditujukan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Jalan Sehat Peringatan Hardiknas UPT Dikpora Welahan

30 April 2019   13:07 Diperbarui: 30 April 2019   13:14 0 0 0 Mohon Tunggu...
Jalan Sehat Peringatan Hardiknas UPT Dikpora Welahan
dokpri

dokpri
dokpri
Jepara -- Gebyar peringatan Hari Pendidikan Nasional terlihat di Lapangan Bogoran desa Kalipucang Wetan Welahan Jepara, pagi ini. Ratusan orang memadati area lapangan untuk senam bersama, setelah melaksanakan Jalan Sehat, yang di selenggarakan oleh Dikpora kecamatan Welahan, (30/04).

Acara yang di hadiri oleh Danramil 06/Welahan yang di wakili oleh Batuud Pelda Kusnadi, di hadiri juga oleh jajaran Muspika kecamatan Welahan, Ka UPT Dikpora Welahan, Ka Bank Jateng Mayong, Guru sekecamatan Welahan, dan Perwakilan siswa-siswi SD, SMP dan SMA se-kecamatan Welahan.

Danramil 06/Welahan yang di wakili Batuud Pelda Kusnadi bersama Ka UPT Dikpora dan Camat Welahan saat melepas rombongan gerak jalan menyampaikan, acara gerak jalan bersama ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memperingati Hardiknas 2019. "Alhamdulillah sesuai dengan yang di rencanakan", ujarnya.

Pelda Kusnadi menambahkan, bahwa Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. "Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan", terangnya.

Di lanjutkannya, bahwa Kritik Ki Hadjar Dewantara terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Dirinya diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. "Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional", pungkasnya. (pendim0719jpr/afid).

KONTEN MENARIK LAINNYA
x