Mohon tunggu...
Klinik Akuntansi
Klinik Akuntansi Mohon Tunggu...

www.klinikakuntansi.com\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\nIntegrated Accounting System Consultant\r\nFor Growth and Expand Your Business\r\n\r\nSebagai perusahaan konsultan akuntansi dan bisnis terpercaya Klinik Akuntansi - Pelayan UKM Spesialis Sistem Akuntansi Moderen - sangat responsif terhadap perkembangan dunia usaha kecil-menengah di Indonesia khususnya di Riau-Kepulauan Riau yang saat ini telah menjadi salah satu kota industry terbesar di Indonesia. Dengan niat tulus untuk menjadi salah satu pilar penopang perekonomian umat, Kami berperan aktif dalam memajukan masyarakat dan membantu membangun manajemen akuntansi perusahaan-perusahaan secara jujur, tersistem dan terarah. Sekarang kami hadir di Kompasiana untuk mempermudah Anda memperoleh informasi apapun mengenai implementasi sistem manajemen akuntansi.

Selanjutnya

Tutup

Catatan

Pengertian dan Fungsi Akuntansi Biaya

9 Mei 2014   17:42 Diperbarui: 23 Juni 2015   22:41 0 0 0 Mohon Tunggu...

Apapun mengenai akuntansi merupakan hal yang menarik. Siapapun penikmat informasinya. Tapi tentu saja manfaat dari pengetahuan terkait akuntansi akan sangat terasa jika Anda adalah orang yang berkeinginan membuka usaha, pengelola usaha atau bahkan pemilik dari badan usaha itu sendiri. Tulisan kali ini jelas menjadi salah satu topik penting bagi Anda.

Sebelum membaca penjabaran dari akuntansi biaya, ada baiknya kita lihat dulu pengertian dari biaya. Biaya dalam arti luas adalah pengorbanan sumber ekonomis, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam arti sempit biaya merupakan bagian daripada harga pokok yang dikorbankan di dalam usaha untuk memperoleh penghasilan.

Pengertian Akuntansi Biaya

Schaum mengemukakan bahwa Akuntansi biaya adalah “suatu prosedur untuk mencatat dan melaporkan hasil pengukuran dari biaya pembuatan barang atau jasa. Fungsi utama dari Akuntansi Biaya: Melakukan akumulasi biaya untuk penilaian persediaan dan penentuan pendapatan”.

Sedangkan menurut Carter dan Usry Akuntansi biaya adalah “penghitungan biaya dengan tujuan untuk aktivitas perencanaan dan pengendalian, perbaikkan kualitas dan efisiensi, serta pembuatan keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.” Pendekatan yang digunakan dalam akuntansi biaya meliputi biaya standar (standard costing), biaya berdasarkan kegiatan (activity-based costing), dan biaya berdasarkan hasil (akuntansi throughput).

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu serta penafsiran terhadapnya.

Fungsi Akuntansi Biaya:

Masuk pada fungsi Akuntansi Biaya. Secara umum, akuntansi biaya memiliki lima fungsi utama. Fungsi-fungsi akuntansi biaya tersebut terangkum dalam poin-poin berikut:

1.Melakukan perhitungan dan pelaporan biaya (harga) pokok suatu produk

2.Memperinci biaya (harga) pokok produk pada segenap unsurnya

3.Memberikan informasi dasar untuk membuat perencanaan biaya dan beban

4.Memberikan data bagi proses penyusunan anggaran

5.Memberikan informasi biaya bagi manajemen guna dipakai di dalam pengendalian manajemen

Pentingnya fungsi dari akuntansi biaya diatas, maka akuntansi biaya tentunya menjadi pengetahuan yang harus dikuasai oleh pihak manajemen. Mengingat tugas manajemen dalam memonitor dan merekam transaksi biaya. Informasi biaya tersebut nantinya akan disajikan dalam bentuk laporan biaya.

Manfaat akuntansi biaya itu sendiri adalah sebagai perencanaan mengenai biaya yang akan dikeluarkan perusahaan dalam hubungannya dengan perencanaan dan pengendalian laba, penentuan harga pokok produk, serta bagi pengambilan keputusan oleh manajemen. Demikian pembahasan kali ini mengenai pengertian dan fungsi akuntansi biaya. Hubungi Klinik Akuntansi kapan saja untuk solusi persoalan keuangan Anda.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x