Mohon tunggu...
Kimi Raikko
Kimi Raikko Mohon Tunggu...

Just Another Days In Paradise \r\n\r\n \r\n\r\n\r\n \r\n\r\n

Selanjutnya

Tutup

Iptek

Karyawan Microsoft Menyeberang ke Google

23 November 2011   01:52 Diperbarui: 25 Juni 2015   23:19 0 2 0 Mohon Tunggu...

[caption id="attachment_144026" align="aligncenter" width="652" caption="Microsoft, sumber bgr.com"][/caption] Perpindahan karyawan dari sebuah perusahaan teknologi yang satu ke perusahaan tekonologi yang lain merupakan hal yamh cukup jamak terjadi. Perusahaan besar seperti Google, Microsoft, dan Apple Inc. sering saling bertukar karyawan dengan berbagai alasan. Belum lama ini banyak sekali karyawan Google yang pindah bekerja ke Facebook. Namun hal tersebut tidak mengurangi nilai Google sebagai perusahaan dengan predikat tempat paling nyaman untuk bekerja. Tentunya Google tidak hanya kehilangan karyawan potensial seperti Sheryl Sandberg yang kini menjadi tangan kanan Mark Zuckerberg di Facebook. Google perlahan namun pasti menemukan beberapa karyawan potensial untuk mengisi posisi-posisi kunci yang ada di Google. Kadang Google memperolehnya dari Apple Inc, dan tidak jarang pula dari Yahoo dan Microsoft. Baru-baru ini Google kembali memperoleh karyawan potensial dari Microsoft, namanya Joe Marini. Orang ini merupakan yang pertama kali memberikan clue tentang akan adanya Nokia Lumia 800 yang berbasis Windows Phone di Twitter. Dalam tweet-nya di bulan September yang lalu, ia memberikan update tentang fitur-fitur dari Nokia Lumia 800. Dalam kesimpulan singkatnya, Joe Marini memberikan nilai 8 dari 10 untuk Nokia Lumia 800 tersebut. Atas pembocoran proyek Nokia bersama Microsoft tersebut, Microsoft berencana untuk memecat Joe Marini atas pelanggaran penggunanan media sosial dengan membocorkan informasi yang bersifat rahasia. Namun sebelum Microsoft memecatnya, Joe Marini telah terlebih dahulu meninggalkan Microsoft dengan cara mengundurkan diri. Microsoft memang terkenal cukup ketat dalam mengawasi penggunaan media sosial oleh karyawannya. Di awal tahun 2011 ini, Microsoft memecat dua orang karyawannya karena mereka membocorkan informasi mengenai Windows 8. Joe Marini sendiri mulai bekerja di Microsoft tahun 2003 dengan tanggung jawab dan terlibat secara aktif untuk mengembangkan Internet Explorer 9 untuk Windows Phone. Ia pernah mempresentasikan fitur browser Windows Phone Mango ketika masih dalam tahap perkembangan awal dengan menggunakan Asus E600. Joe Marini melalui tweet-nya telah mengkonfirmasi bahwa ia telah bergabung dengan Google pada hari Senin yang lalu. Ia sepenuhnya senang dengan keputusan bergabung dengan Google. Bagi Google sendiri, kedatangan Joe Marini yang suka mengoprek internet explorer merupakan berkah yang tidak bisa ditolak. Meskipun browser Chrome sangat kencang perkembangannya, pendapat Joe Marini tentu diperlukan untuk bisa memberikan perbaikan bagi Chrome. Sayangnya, Joe Marini tidak ditempatkan di posisi tersebut. Ia diberi jabatan oleh Google sebagai Google Dev Advocate. Mobile Apps & Web, Product Management and Strategy, API platforms, Developer Relations, Community Engagement. Berbeda dengan Google yang berhasil mendapatkan karyawan Microsoft, Apple Inc. yang beberapa waktu lalu diberitakan akan mendapat salah seorang karyawan Microsoft yang sangat pintar dalam komputasi awan, ternyata gagal mendapatkan karyawan tersebut. Kevin Timmons ternyata tidak berlabuh di Apple Inc. untuk bekerja di iCloud layanan komputasi awan Apple Inc. Ia dikabarkan bekerja Cyrus One sebuah perusahaan solusi data center. Hal ini karena Steve Ballmer, CEO Microsoft menghalangi kepindahan Timmons dengan mengancam akan mengajukan gugatan hukum bila Timmons jadi pindah ke Apple Inc. Sumber: winrummor.com, businessinsider.com Twitter: @inside_erick

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x