Mohon tunggu...
Kheyene Molekandella Boer
Kheyene Molekandella Boer Mohon Tunggu... Dosen - Apapun Yang Terjadi Jangan Pernah Menyalahkan Tuhan

seorang Ibu dari anak Bumi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Gak Semua Orang Kalimantan Itu Sultan

27 Oktober 2021   19:56 Diperbarui: 6 November 2021   20:13 31 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Katanya Bhineka Tunggal Ika...Nasib mahasiswa rantau asal pulau Kalimantan yang "katanya" pasti orang kaya. Nyatanya begitu, saat terdampar kuliah di Jawa aku merasakan sebuah pengkotak-kotakan di lingkungan kuliahku. "oh kamu dari Kalimantan ya? Pasti sugih..(kaya)". 

Terlebih lagi kalau dapat pacar orang Kalimantan pasti dapat prestise tersendiri. Karena dijamin isi perut anak kuliahan dan kebutuhan lainnya akan tercukupi. 

Lucu ya.. anak rantau Kalimantan yang kuliah di Jawa memang dikenal sebagai anak yang sangat tercukupi materi-nya, fasilitas seperti kos-kosan yang mewah, transportasi, uang bulanan. Sehingga persepsi mahasiswa lainya tentang mahasiswa Kalimantan sebagai sebuah informasi satu arah yang ditelan mentah-mentah bahwa orang Kalimantan pasti Sultan hehehehe.

Untungnya stigma orang Kalimantan yang pasti "Kaya" tidak terlalu menempel di diriku yang kalau pergi kuliah naik angkot karena tak punya motor diawal semester, meski begitu aku agak risih dengan citra teman-teman Kalimantan-ku yang lainnya. Sepele ya terlihatnya tapi ini sungguh mengusikku. 

Bahkan aku sering mendengar pembicaraan seorang mahasiswi yang sangat bangga baru jadian dengan cowok asal Kalimantan karena materinya...OH NO..nyesek!

Well, terlepas dari pengalaman kuliahku yang memang sudah cukup lama ini mungkin saja kondisi nya sudah berubah kini atau semakin parah, yah ini hanya sebatas pengalaman kuliahku yang mungkin saja juga pernah kalian rasakan wahai mahasiswa rantau asal Kalimantan. 

Kekayaan alam  Kalimantan menjadi dasar kesepekatan diksi "kaya" men-generalisasikan semua orang asal Kalimantan. Kalimantan yang dikenal dengan "industri tambang batu bara", "hutan yang eksotis" yang banyak diincar karena ada banyak cerita tersebar kerja di Kalimantan gajinya besar menjadikan semua orang Kalimantan punya citra serupa "KAYA", padahal terlepas punya uang atau pas-pasan tidak semua gaya hidup orang Kalimantan itu "wah". Banyak juga yang sederhana meski ia orang berada alias tidak selalu hidupnya identik dengan uang.

Palebelan "Kaya" disatu sisi juga menggemaskan pasalnya ketika ada urunan, traktir makan pasti sekitar akan menuntut untuk meng-cover service yang lebih. 

Padahal asal kita tahu,  gak semua orang Kalimantan itu sultan, gak semua orang Kalimantan kerja di tambang batu bara yang konon katanya gajinya ber-digit-digit. Buat anak rantau Kalimantan yang beneran kaya mungkin itu gak  jadi masalah serius dalam hidupnya. Tetapi buat anak Kalimantan macam aku yang emang gak kaya itu jadi sesuatu yang menganggu dalam interaksi sosialku,hahahaha.

Mungkin mereka agak bingung ketemu aku yang saat itu berkuliah di jawa, pergi kuliah tanpa motor alias naik angkot, jajan seadanya, jarang nongkrong di cafee dan lain sebagainya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan