Mohon tunggu...
Katedrarajawen
Katedrarajawen Mohon Tunggu... Anak Kehidupan

Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis. ________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan waktu terjelma menjadi musik...dan berkarya dengan cinta kasih: apakah itu? Itu adalah menenun kain dengan benang yang berasal dari hatimu, bahkan seperti buah hatimu yang akan memakai kain itu [Kahlil Gibran, Sang Nabi]

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Melebihi Pahlawan

12 November 2020   07:28 Diperbarui: 12 November 2020   07:29 187 60 29 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Melebihi Pahlawan
Gambar: postwrap/katedrarajawen

Katedrarajawen  _Ayah dan Ibu. Bukan hanya pahlawanku. Lebih dari itu. Ayah dan Ibu adalah dewa penolong yang siap selalu. Ayah bagaikan matahari yang memberikan kehangatan. Ibu bagaikan bulan yang menghadirkan kesejukan. 

Ibu, sembilan bulan sepuluh hari dalam kesetiaan bertian penuh  derita. Saat kelahiranku masih mesti bertaruh nyawa. Namun senyum itu masih selalu ada. 

Ayah, setiap saat engkau menjaga, tiada lelah memberikan asa, walau engkau sendiri dalam kesunyian berlinang air mata. Engkau selalu hadir di kala aku membutuhkan dalam gembira. 

Ibu dan Ayah bagaikan udara yang memberikan napas kehidupan. Bagaikan aliran sungai yang mengantar sampai tujuan. Bagaikan pohon yang menghadirkan keteduhan. Bagai pelita yang menerangi manakala aku berjalan di kegelapan. Bagiku, ini sudah lebih dari pahlawan. 

Walau tak mengharap apa-apa, lagi pula aku takmungkin membalas semuanya. Sebagai anak, bakti pada orang tua itu niscaya. Adalah cara terbaik membalas semua yang ada. 

@refleksihati  12 November 2020 

Catatan KBBI daring:

Bertian: mengandung; (sedang) hamil

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x