Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Anak-Anak Palestina

21 Mei 2021   08:18 Diperbarui: 21 Mei 2021   08:21 137 12 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Anak-Anak Palestina
Pixabay.com

Usianya masih belia. Tapi lihat kedalam matanya. Ada tank bersliweran di kornea, roket hilir-mudik mengganggu harinya.

Rumahnya roboh tanpa tahu sebabnya. Ayah-ibunya tiada direnggut sengketa. Matanya dipaksa menyaksikan pertumpahan darah. Saudaranya, sahabatnya, tempat bermainya. Satu persatu ditumpas oleh angkara murka.

Jangan tanya apa yang ia simpan di memorinya, jangan dicari apa yang ia  tanam di bawah sadarnya. Perang, kekejaman, ketidak adilan, ketakutan. Semua kisah yang mencekam.

Semua berdalih. Semua mengagungkan ambisi. Perang dijadikan pembenar demi kekuasaan. Siapa peduli dengan tubuh-tubuh ringkih, siapa yang berhak melindungi bocah-bocah lugu meraih mimpi. Bahkan masa depanpun mereka tak pasti.

Kapan penderitaan enyah, kapan kesempatan menata masa depan tercipta.

*****

Baganbatu, mei 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x