Mohon tunggu...
Junaedi SE
Junaedi SE Mohon Tunggu... Wiraswasta - Crew Yayasan Sanggar Inovasi Desa (YSID)

Penulis Lepas, suka kelepasan, humoris, baik hati dan tidak sombong.

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Hobbies Baru Kolektor Ikan Channa di Era Pandemi Covid-19

27 Juli 2021   15:58 Diperbarui: 27 Juli 2021   16:31 495 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Hobbies Baru Kolektor Ikan Channa di Era Pandemi Covid-19
Hobi. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Rawpixel

Dirumah saja, ketika pandemi Coronavirus Disease -- 19, berpotensi memunculkan hobbies baru, termasuk bagi kolektor ikan hias. Saat ini, sedang booming kolektor ikan Channa. Ikan Channa termasuk marga ikan gabus tetapi lebih unik karena memiliki warna yang cantik dan lebih agresif dalam menerkam mangsanya.

Spesies Channa Barca, dikenal lebih menarik dan unik bagi pandemen ikan hias. Channa Barca, berasal dari lembah Sungai Brahmaputra bagian atas timur laut India dan Bangladesh. Channa Barca, menurut data di lapangan merupakan ikan gabus hias paling mahal di Dunia, harganya mencapai Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) per sentimeter.

Padahal ikan Channa barca ini bisa mencapai 70-80 sentimeter. Jadi bisa dibayangkan, kalau sudah mencapai panjang 80 sentimeter, harganya bisa mencapai Rp 80.000.000,00 (depalan puluh juta rupiah). Sementara, ikan Channa ini, di indonesia sendiri banyak tersebar dari lima pulau besar, seperti Kalimantan, Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Papua.

Sementara jenis ikan channa ada 37 jenis, seperti Channa Amphibeus, Channa Andrao, Channa Argus, Channa Asiatica, Channa Lucius, Channa Panaw, Channa Pulchra, Channa Barca, Channa Striata dan lain sebagainya. Jenis Channa Striata ini, merupakan yang paling banyak di pelihara oleh hobbies di Indonesia. Channa Striata mempunyai beberapa sebutan yaitu Striped Snakehead, Common Snakehead, Chevron Snakehead.  Channa Striata dapat tumbuh hingga 90 sentimeter.

Perawatan juga sangat mudah tidak seperti merwat ikan hias pada umumnya, khusus unutk merawat ikan Channa tanpa bantuan alat aerator dan filter air. Karena ikan Channa habitat aslinya adalah hidup di perairan air tawar, sehingga ikan Channa dapat hidup dalam Aquarium tanpa alat bantu aerator dan filter air.

Kemudian hanya perlu menambahkan pasir Malang secukupnya (atau kalau tidak ada pasir Malang ga pakai juga ga pa-pa), dan tanaman menjalar seperlunya untuk membuat betah ikan Channa tersebut. Dan perlu tambahan lampu LED, sebagi penerangan di malam hari.

Makanannya pun terbilang mudah untuk di dapatkan, seperti cacing sutera, maggot, udang kecil, ikan kecil, jangkerik, pelet, cacing tanah, kutu air, dan jentik -- jentik.   Semakin cantik, warna tubuh beserta garis -- garisnya, membuat ikan Channa semakin unik dan menarik juga semakin mahal harganya. 

Kebanyakan orang  yang saya temui di kampung saya, paling --paling maksimal koleksinya hanya Channa Maru. Tetapi ada juga yang koleksi Channa Andrao tapi masih peranakan.  Seperti koleksi anak saya, jenis Channa Maru dengan panjang sekitar 35 sentimeter sudah ada yang menawar seharga Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah), kemudian anak saya minta pertimbangan saya, dikasihkan atau tidak ya Pak,"tanya anak saya'.

Saja jawab, "jangan, dikasihkan nanti kamu carinya lagi susah". Walaupun saya, bukan kolektor ikan hias Channa, tetapi terkadang suka lihat -- lihat koleksi ikan Channa milik anak saya, dari yang kecil sampai yang besar untuk hiburan di tengah kegalauan hidup di era pandemi Covid -- 19. Apalagi ketika melihat pas anak saya memberi makan udang, pelet, cacing sutera atau jangkerik, Ikan Channanya begitu agresifnya sampai sesekali menabrak kaca Aquarium, saya sempat dibuat kaget juga.

Terkadang ikan Channa marunya sampai melompat ke atas, ketika tangan anak saya yang memegang pakan ikan menghampiri ikan Channa Maru yang sedang diberi makan. Tulisan ini, hanya sekedar sharing informasi terkait hobbies alternatif di tengah pandemi Covid -- 19, menurut saya bagi anda pecinta ikan hias,  hobbies alternatif ini tidak begitu ribet kalau anda ikhlas melakukannya.

Referensi :

1. ikanesia.id

2. kabarbanten.com

(Gedangan, 27 Juli 2021  - JUNAEDI, S.E)

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN