Mohon tunggu...
Juandi Manullang
Juandi Manullang Mohon Tunggu... Penulis Lepas

Alumnus FH Unika ST Thomas Sumut

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Kritik Keras Buat Anies yang Tak Apresiasi Polisi

26 Mei 2019   00:30 Diperbarui: 26 Mei 2019   00:43 0 2 2 Mohon Tunggu...

Timbul kontradiksi saat kerusuhan yang terjadi waktu yang lalu. Ada anggapan kerusuhan yang terjadi di Jakarta yang mengakibatkan korban nyawa, dimana ada juga aparat kepolisian yang berjaga disana tidak diapresiasi oleh Anies, sehingga timbul kesan yang buruk.

Hal itu dikatakan juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago, mengatakan Anies Baswedan tidak menaruh simpati kepada aparat TNI/Polri yang bertugas mengamankan aksi demo yang berujung ricuh. Irma juga mengkritik Anies karena tak memberi apresiasi kepada masyarakat yang menjadi korban aksi 21-22 Mei, seperti pedagang yang warungnya dibakar dan barang jualannya dijarah. Polisi yang jadi korban dan masyarakat yang jadi korban nggak ada yang dia sebut, apalagi apresiasi, sebutnya (detik.com, 25/5).

Kontradiksi itu memberikan pertanyaan bagi kita, mengapa ya Pak Anies tidak mensupport polisi?. Apakah karena ada kesannya Anies sebagai pendukung dari paslon 02?. Ini menjadi pikiran buruk bagi setiap orang. Maka, harus ada jawaban dari Pak Anies mengenai pertanyaan tersebut agar tidak menjadi luas opini publik dan berpikir negatif dengan mengatakan keberpihakan Anies terhadap perusuh.

Beri penjelasan

Perlu penjelasan yang lebih tegas dan pasti untuk menjawab pernyataan jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dan juga masyarakat mengenai apresiasi yang tidak diberikan Anies kepada polisi. Kita ketahui bersama bahwa polisi sudah bekerja keras mengamankan kerusuhan agar tidak sampai membabibuta dan merusak fasilitas dan perkantoran atau gedung-gedung yang ada disana serta membahayakan nyawa masyarakat lebih banyak lagi.

Aparat kepolisian juga sudah bekerja keras dan setia menjaga sampai larut malam juga demi terciptanya keamanan dan kekondusifan di Jakarta. Jadi sebenarnya, kerja keras, kapabilitas dan daya juang dari kepolisian patut untuk diapresiasi. Maka, mengapa Anies tidak mengapresiasinya?. Ini pertanyaan yang belum pasti dan tegas dijawab, sehingga sampai timbul kontradiksi seperti ini.

Timbul pikiran buruk bahwa Anies mendukung perusuh tersebut. Tidak berani secara terang-terangan mengapresiasi aparat kepolisian yang berjaga sampai berhari-hari disana. Tak tahulah apakah ini karena terkait politik atau tidak, sehingga Anies dianggap pro perusuh, tetapi pertanyaan seputar apresiasi yang harus diberikan Anies bisa jadi akan terus berkembang di ruang publik.

Maka, perlu didorong Anies untuk menjawab pertanyaan tersebut agar semakin jelas dan terang. Agar tidak timbul perspektif negatif di masyarakat bahwa Anies tidak pro kepada polisi. Kegesitan, kerja keras dan pengabdian polisi tidak diapresiasi merupakan bentuk dari tindakan yang sangat menyedihkan. 

Oleh karena itu, Pak Anies harus segera menyuarakan jawaban dari pertanyaan itu demi tidak ada timbul opini negatif semakin merebak dan menjatuhkan citra dari Pak Anies itu sendiri.

Semoga tidak ada kebencian

Nah, terkait gonjang-ganjing dimana Anies yang tidak mengapresiasi kinerja polisi patut tidak menjadi awal mengucapkan dan menyebarkan kebencian. 

Tentu banyak orang melihat tindakan Anies tersebut sebagai tindakan yang tidak benar, sehingga akan banyak nyinyiran di media sosial maupun di ruang publik, bahkan sampai menghina dan menghujat.

Kita harapkan tidak ada hal seperti itu terlihat. Kita juga harus menjaga ucapan dan perilaku untuk tidak menghujat, apalagi menghina tindakan Anies yang tidak mengapresiasi kinerja polisi. Di bulan suci Ramadan ini perlu menjaga ucapan dan tindakan agar puasa tidak tercoreng.

Apa yang dikatakan oleh jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, keinginan kita, tidak semakin melebar dan dahsyat menyerang Pak Anies, sehingga beliau juga tidak nyaman dengan nyinyiran dan hinaan yang mungkin mengarah kepadanya. Maka, perlu juga didorong Pak Anies agar mengapresiasi kinerja polisi yang rela berkorban sampai berhari-hari, ada yang tidur di jalan demi memberikan keamanan, kekondusifan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Kalaupun Anies tidak memberi apresiasi, semoga kita dengan santun mengkritik beliau. Katakan dengan kata-kata yang bijak, yang tegas, namun tetap beretika. Semua itu agar tidak ada yang tersinggung terutama Pak Anies. Saya juga meyakini kontradiksi mengenai tidak adanya apresiasi Anies tersebut dapat segera terselesaikan dan akan mengalir begitu saja, tanpa ada ucapan kasar yang menyerang pribadi.    

#GueKompasianer