Joshua Christian
Joshua Christian Mahasiswa

Mahasiswa jurnalistik yang ingin selalu liputan

Selanjutnya

Tutup

Transportasi Pilihan

Merokok Saat Berkendara Langgar Toleransi

5 Oktober 2018   11:00 Diperbarui: 5 Oktober 2018   11:18 719 0 0
Merokok Saat Berkendara Langgar Toleransi
(thestar.com)

Saat sedang berkendara di jalan, terhitung sudah 3 atau 4 kali terkena asap/ bara api dari pengendara motor atau mobil di depan saya. Rasa marah pastinya seketika muncul, tetapi karena waktunya sering tidak tepat yaitu pada saat saya sedang buru-buru berangkat kuliah, akhirnya saya memutuskan untuk bersabar saja.

Sebenarnya tidak perlu menyoalkan lebih lanjut tentang larangan dan aturan terkait merokok saat berkendara. UU nomor 22 tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Dalam hal ini "penuh konsentrasi" diartikan bahwa dalam berkendara haruslah fokus dan tidak terganggu perhatiannnya. Misalnya capek, lelah, ngantuk, menggunakan handphone, terpengaruh alkohol, narkotika, dan lain-lain.

Memang tidak ada data atau hasil ilmiah yang menyebutkan bahwa merokok saat berkendara dapat menurunkan konsentrasi dan susah fokus. Namun, Pernyataan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, pada awal Maret 2018 sudah menetapkan bahwa terdapat larangan merokok dan mendengarkan musik saat berkendara.

Terlepas dari aturan dan larangan yang penuh kontroversi hingga saat ini, saya rasa jika memang dirasa merokok dan mendengarkan musik bisa menambah fokus dan menghilangkan kejenuhan saat berkendara, tentunya aturan yang ditetapkan tersebut merugikan banyak pihak.

Namun, yang perlu ditekankan disini adalah mereka yang merokok di jalan saat berkendara. Saya rasa mungkin sudah banyak yang terganggu dengan asap atau bara api yang dihasilkan oleh rokok para pengemudi motor maupun mobil.

Tidak jarang juga banyak korban yang merasa dirugikan akibat dari kegiatan merokok saat berkendara tersebut. Untuk asap rokok mungkin masih bisa ditolerir, tetapi bara api yang bisa saja mengenai mata atau wajah orang lain tentunya dapat berakibat fatal.

Ingat, merokok memang bisa membuatmu nyaman, tetapi juga dapat membahayakan orang lain disekitarmu apalagi dilakukan saat sedang berkendara.