Mohon tunggu...
Zahrotul Mujahidah
Zahrotul Mujahidah Mohon Tunggu... Guru - Jika ada orang yang merasa baik, biarlah aku merasa menjadi manusia yang sebaliknya, agar aku tak terlena dan bisa mawas diri atas keburukanku

Guru SDM Branjang (Juli 2005-April 2022), SDN Karanganom II (Mei 2022-sekarang) Blog: zahrotulmujahidah.blogspot.com, joraazzashifa.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Ternyata...

18 Agustus 2019   05:59 Diperbarui: 18 Agustus 2019   06:07 128
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Aku masih diam. Rasa kesalku mulai luruh juga. Hanya saja, aku belum bisa menanggapi cerita Sherly.

"Kalau mas nggak percaya juga ya sudah. Nggak pa-pa. Tapi kita nggak usah lanjutkan rencana kita..."

Aku terkejut mendengar ucapan dari perempuan ayu di sampingku itu. 

"Waduh... kok gitu. Nggak bisa, Sher. Kita tetap lanjutkan..."

"Habis...mas kayak gitu..."

Sherly membuang muka lagi. Gawat  kalau dia menangis lagi. Masa sehari mau menangis dua kali sehari, di depanku lagi.

"Iya... mas percaya..."

Aku mencolek lengan Sherly. Dari tadi Sherly masih buang muka.

"Sher... kok buang muka terus gitu. Aku nggak mau kalau mukamu hilang..."

Sherly menoleh ke arahku. Senyum indahnya terkembang. 

"Gombalmu, mas..."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun