Mohon tunggu...
jefry Daik
jefry Daik Mohon Tunggu... Guru - seorang laki - laki kelahiran tahun 1987

pernah menjadi guru pernah menjadi penjual kue pernah menjadi penjual tahu pernah menjadi penjual Nasi

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Setengah Dasawarsa dan Setahun Selanjutnya

21 Oktober 2020   11:53 Diperbarui: 21 Oktober 2020   12:59 73
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi : Olahan Penulis

penuh angkara

coba ditelisik hingga petuah membara

inikah Indonesia tanah Tumpah darah?

Teriakan protes menggema

tata kota ibarat simalakama

menjadi sasaran amukan massa

entah ditunggangi siapa

Hanya Manekin oknum 

sekian lama merusak keheningan nusa bangsa

Korona menyentak.

ibarah wanita sakit bersalin dikau coba menahan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun