Mohon tunggu...
Jawara Online
Jawara Online Mohon Tunggu... Editor - Low Profile High Quality

Maaf tulisanku tak sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan.

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Cinemags, Majalah Cetak Khusus Film yang Tetap Eksis

7 Januari 2020   17:42 Diperbarui: 8 Januari 2020   03:35 1685
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pembaca mendapatkan paket pembelian majalah cinemags | Twitter @DBLHQQ

Pesatnya perkembangan teknologi digital memberikan efek domino atas tumbangnya satu persatu media cetak  di Tanah Air. Baik koran, majalah, tabloid dan sejenisnya kian undurkan diri untuk tidak menyampaikan lagi informasi atau berita dalam bentuk cetak. Memasuki era yang semuanya tersaji secara digital, para pemain lama di media cetak pun beralih ke bentuk portal digital untuk tetap eksis memberikan informasi terbaru. Di lain pihak, namun ada pula kenyataan yang cukup menyedihkan, karena tak sedikit dari mereka menyatakan benar-benar tutup dan tidak berproduksi lagi, alias bangkrut. 

Melihat fakta di lapangan, memang benar adanya. Orang-orang sudah banyak yang beralih ke media digital untuk mendapatkan berita dan informasi terbaru. Cukup dengan mengandalkan gawai dan tersambung internet, masyarakat sudah mendapatkan beragam informasi tanpa harus mengeluarkan biaya atau tenaga lagi untuk sekedar membeli koran atau majalah demi mendapatkan berita ter-update. Menilik dari sisi media cetak, miris memang harus mengakui kenyataan ini namun mau bagaimana lagi? kecepatan perkembangan teknologi era digital sudah sulit untuk dibendung lagi. 

Berbicara tentang eksistensi media cetak yang terus tergerus oleh perkembangan media elektronik dan digital, masih ada beberapa media cetak seperti koran atau majalah di Tanah Air yang masih tetap bertahan. Salah satu media cetak yang masih menunjukkan taringnya adalah majalah Cinemags. 

Dilansir dari wikipedia, Cinemags adalah nama majalah film yang berasal dari Indonesia yang pertama kali diterbitkan sejak tahun 1999. Merupakan majalah infotainment yang mengulas seputar dunia perfilman, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Apa yang menyebabkan majalah Cinemags masih bertahan?

Eksistensi majalah Cinemags di tengah pesatnya perkembangan digital tentu memiliki alasan untuk bisa bertahan hingga sampai saat ini. Berikut beberapa poin yang menurut saya menjadi sebab majalah Cinemags bisa bertahan. 

- Masih banyaknya peminat baca majalah

Pembaca mendapatkan paket pembelian majalah cinemags | Twitter @DBLHQQ
Pembaca mendapatkan paket pembelian majalah cinemags | Twitter @DBLHQQ

Meski berita atau informasi sudah gampang diperoleh, namun mendapatkan sumber info dari media cetak memiliki kesan tersendiri bagi pembacanya. Ada nilai yang mungkin tidak bisa dijelaskan saat kamu mengganti halaman demi halaman untuk membacanya, seperti rasa penasaran yang mungkin muncul dan membuat kamu menebaknya. Apa kira-kira informasi yang akan didapatkan dihalaman berikutnya. 

Selain itu, nilai untuk bernostalgia membaca sebuah majalah tentu akan muncul dari para pembacanya. 

- Dunia Perfilman di tanah air kian meningkat

Pengunjung bioskop yang rela antri untuk menyaksikan sebuah film | Dokpri
Pengunjung bioskop yang rela antri untuk menyaksikan sebuah film | Dokpri

Meningkatnya minat penonton film menjadi salah satu alasan majalah yang mengulas seputar film ini tetap memiliki pembaca setianya. Rasanya memang tak puas mendapatkan sebuah review film dari satu sumber saja, maka dari itu cinemags turut memenuhi kebutuhan para pecinta film untuk memberikan informasi lain yang lebih ekslusif. 

- Cinemags mengemas majalah secara ekslusif

Cinemags mengemas majalahnya dengan keunikan tiap edisinya | Twitter @niti_pradja
Cinemags mengemas majalahnya dengan keunikan tiap edisinya | Twitter @niti_pradja

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun