Rizki Sari Wahni Lubis
Rizki Sari Wahni Lubis

| Freelancer | Social Worker | Mandarin Teacher | Content Writer | Full Time Daughter, Sister, and a Friend | ­čôž izkielubis@ymail.com | Ig: @izkielubis | "Menulislah, tinggalkan jejak untuk dikenang" |

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Jalan-jalan | Makan Buah Sepuasnya (Gratis) Hingga Kenyang

10 Agustus 2018   13:08 Diperbarui: 10 Agustus 2018   13:12 391 2 1
Jalan-jalan | Makan Buah Sepuasnya (Gratis) Hingga Kenyang
Foto Pribadi

Berkunjung ke Pulau Penang, Malaysia sudah terlalu biasa apabila hanya mengunjungi Mural, Bukit Bendera, Museum, Kota Tua, Chew Jetty, ataupun Batu Ferringhi. 

Menelusuri pulau ini lebih jauh lagi maka kita akan menemukan objek wisata edukasi Tropical Fruit Farm, tempat dimana pengunjung bisa belajar mengenal berbagai macam tumbuh-tumbuhan dan cara bercocok tanam buah-buahan.

Tropical Fruit Farm, terletak sekitar 800 kaki di atas permukaan laut di daerah berbukit Teluk Bahang dengan luas kebun mencapai 25 hektar. Tahun 1993 kebun ini dikembangkan untuk melestarikan pohon langka  dan untuk memberikan edukasi tentang pertanian dan ekowisata/agrowisata di tengah pengembangan intensif di daerah tersebut.

Untuk mencapai Tropical Fruit Farm dibutuhkan waktu sekitar 40 hingga 60 menit perjalanan dari pusat kota George Town apabila menggunakan taksi atau mobil pribadi, dan waktu yang lebih lama bila menggunakan bus rapid penang.

Sampai di lobby Tropical Fruit Farm pengunjung akan disuguhi dengan buah hasil panen yang ada di kebun, seperti durian, rambutan, mangga, nangka, jeruk, manggis, dan lainnya. Sayang, buah yang ada di lobby depan tersebut dijual dengan harga yang bervariasi. 

Selain itu, mereka juga menjual madu dan berbagai sari buah dari bermacam buah-buahan hasil panen kebun yang katanya baik untuk tubuh kita.

Untuk dapat menikmati tur edukasi Tropical Fruit Farm, pengunjung perlu merogoh kocek sebesar 40 RM/orang atau sekitar 146.000 rupiah (Nilai tukar rupiah saat itu). Kemudian, pengunjung akan diantar ke kebun buah menggunkan mobil jeep ke beberapa spot. Dibimbing seorang pemandu, pengunjung akan dijelaskan informasi tentang tanaman-tanaman yang ada disana, mulai dari tumbuhan yang sering kita lihat hingga tumbuhan langka.

Selanjutnya, pengunjung akan dibimbing masuk ke sebuah tempat, dimana mereka masih promosi menjual produk olahannya. Hanya saja, pengunjung boleh mencicipi sari buah olahan Tropical Fruit Farm (seperti sari buah mangga, buah apel) dan apabila tertarik dipersilahkan untuk membeli.

Di ujung tur, pengunjung dipersilahkan memilih satu gelas jus buah dan bebas memakan semua jenis buah yang telah disediakan. Seperti jeruk, jambu air, semangka, jambu kelutuk, belimbing, nangka, semangka, pisang, melon, nenas, rambutan, markisa, dan pepaya. Sayang, untuk buah durian pengunjung harus membelinya.

Juice Station / Foto Pribadi
Juice Station / Foto Pribadi
Bebas pilih buah dan makan sepuasnya / Foto Pribadi
Bebas pilih buah dan makan sepuasnya / Foto Pribadi
Tropical Fruit Farm objek wisata yang mengajarkan pengunjung untuk selalu mencintai alam dan mensyukuri segala hal yang telah diberikan oleh alam seperti tanaman dan buah-buahan, karena hasil alam kita dapat menikmati berbagai jenis buah-buahan yang segar.

Tempat ini biasanya selalu di dominasi oleh turis mancanegara yang kebanyakan datang dari Arab ataupun Eropa, dan sangat jarang sekali dikunjungi oleh turis asal Indonesia. Kalau kamu,  tertarik untuk mengunjunginya?(Izkie Lubis)