Mohon tunggu...
Yulia Bachar
Yulia Bachar Mohon Tunggu... Wiraswasta -

Multipotentialite

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Melontar Jumrah

12 September 2016   17:28 Diperbarui: 12 September 2016   17:32 86
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Muthawifku bernama Ahmad orang Sudan

Tingginya lebih dari dua meter

Badannya besar dan gagah membawa bendera rombongan

Aku dan beberapa ibu-ibu diantarnya menuju tempat melontar Jumrah

Kami seperti kurcaci-kurcaci berjalan disekelilingnya dengan memegangi jubahnya

Mendekati batas yang ditentukan

Dan melontar batu-batu yang sudah kami siapkan dengan aman

Meskipun padat tapi tidak berdesak-desakan

Kemudian kembali kepinggir jalan

Dan yang lainpun melontar bergantian

Disini

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun