Mohon tunggu...
I Wayan Bagiarta
I Wayan Bagiarta Mohon Tunggu... Insinyur - IWayB

Mari Gemakan Indonesia JUJUR

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Korupsi Pejabat di Indonesia Tembus Angka 1207 Orang Sejak KPK Berdiri

30 November 2020   21:12 Diperbarui: 3 Desember 2020   04:02 1209
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Source :www.VectorStock.com

Namun saya pribadi punya opini dan analisa sederhana,beberapa kemungkinan penyebab terjadinya korupsi  :

 1. Sistem Pencegahan Dini yang belum cukup

Pencegahan korupsi,wajib dilakukan sejak usia dini.Kita wajib mengajarkan anak-anak dari hal yang sederhana,misalnya  tidak boleh berbohong (jujur), disiplin dan bertanggung jawab.Hal ini akan terbawa sampai dia besar nanti.Ibarat pohon kalau akarnya kuat,niscaya tetap kokoh walau sebesar apapun badai atau godaan menerpanya.

        Kata inspiratif  "Vladimir Lenin dan Josseph Goebbels",” kebohongan yang diulang ulang akan menjadi kebenaran, dan itu sangat efektif”

2.  Pengaruh Lingkungan yang menekan sangat kuat ( Atasan, rekan sejawat dan pihak luar)

Hasil penelitian behavior experiment menunjukkan, prilaku dan tindakan seseorang akan mengikuti lingkungannya (lihat link video di bawah) Lingkungan yang koruptif,membuat orang yang tadinya jujur, akan bisa berubah,namun tergantung tingkat integritas yang ia miliki.


3. Aturan yang ruwet dan berbelit

Seorang pengusaha ingin sesuatu yang cepat dan terukur,namun jika mengurus perijinan atau  tender yang ruwet dan berbelit,memunculkan lobi-lobi,yang berakhir dengan penyuapan.

4. Sistem pengawasan yang belum transparan

Belum semua aparatur pemerintahan menggunakan sistem yang transparan dan terintegrasi.Dengan sistem yang transparan,rakyat akan bisa ikut terlibat dalam pengawasan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun