Mohon tunggu...
Ivan Leonheart
Ivan Leonheart Mohon Tunggu... Wiraswasta - Seasonal Writer: Nulis Ketika Gabut Aja

Gemini | INFJ-T | Tipikal orang yang akan anda katakan "Wah.. Kok gitu?" | Listener to stories | Twitter: @IvanLeonheart English Mentor yang memutuskan untuk putar haluan menjadi Kang Kopi. Merantau dari Jawa ke kawasan dekat ibu kota. A Philosopher in the heart, but a realist in the playlist. Menulis ketika bosan, sedih, senang, dan kenyang. Jangan ditunggu tulisan selanjutnya, pasti ngga terbit - terbit.

Selanjutnya

Tutup

Musik

Perjuangan Cinta Abadi dalam Hidup dan Mati

25 Juni 2021   16:16 Diperbarui: 25 Juni 2021   16:18 55 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Perjuangan Cinta Abadi dalam Hidup dan Mati
Musik. Sumber ilustrasi: PIXABAY/Free-photos

Di dalam dunia yang sudah carut marut ini, apakah kita masih percaya akan adanya cinta sejati? Tidak sedikit kita melihat kasus perselingkuhan dalam rumah tangga di Tv, di lingkungan, bahkan mungkin ada di keluarga sendiri apakah memang sudah se-langka itu kisah cinta yang tulus? 

Segampang itukah orang sekarang tergoda pada nafsu dunia sehingga memutuskan untuk pergi ketika timbul permasalahan besar di rumah? 

Jangankan ada masalah, terpantau dari media sosial, ternyata banyak orang yang lebih bangga ketika memiliki pria/wanita idaman lain. Sungguh tidakkah mereka malu pada pendahulu mereka? Yang memperjuangkan cinta dalam masa sulit bertemu dan komunikasi?

Ketika mendengarkan spotify, saya menemukan sebuah lagu yang sangat manis dan enak di dengar di telinga saya. Lagu ini mulai terkenal di tahun 1992 dan dinyanyikan oleh Collin Raye. Lagu ini mengisahkan seorang cucu yang menemukan sebuah surat yang berisikan sebuah pesan untuk sang kakek untuk terus menanti neneknya datang untuk menikah. Sang nenek terhambat untuk bisa bertemu di tempat pertemuan, lalu pergi bersama dan menikah di kota pertama yang mereka temui. Cerita yang manis ini ditorehkan dalam lirik yang lumayan panjang yang bisa anda baca dibawah ini.

I read a note my grandma wrote back in nineteen twenty-three.
Grandpa kept it in his coat, and he showed it once to me. He said,
"Boy, you might not understand, but a long, long time ago,
Grandma's daddy didn't like me none, but I loved your Grandma so."

We had this crazy plan to meet and run away together.
Get married in the first town we came to, and live forever.
But nailed to the tree where we were supposed to meet, instead
I found this letter, and this is what it said:

If you get there before I do, don't give up on me.
I'll meet you when my chores are through;
I don't know how long I'll be.
But I'm not gonna let you down, darling wait and see.
And between now and then, till I see you again,
I'll be loving you. Love, me.

I read those words just hours before my Grandma passed away,
In the doorway of a church where me and Grandpa stopped to pray.
I know I'd never seen him cry in all my fifteen years;
But as he said these words to her, his eyes filled up with tears.

If you get there before I do, don't give up on me.
I'll meet you when my chores are through;
I don't know how long I'll be.
But I'm not gonna let you down, darling wait and see.
And between now and then, till I see you again,
I'll be loving you. Love, me.
Between now and then, till I see you again,
I'll be loving you. Love, me.

Sumber:  https://www.azlyrics.com/lyrics/collinraye/loveme.html

Mungkin terlihat sweet ya lagu ini? Ya memang ini adalah lagu dengan cerita yang sweet, namun dibalik kemanisan lagu ini ada sedihnya juga loh. Chorus dari lagu ini memiliki satu makna yang mendalam, yaitu adalah kesetiaan untuk menunggu hingga waktu yang mungkin tidak pasti. Sedihnya lagi adalah, ketika sang nenek meninggal, kakek mengucapkan chorus itu sambil berlinang air mata, seakan mengenang kejadian yang luar biasa yang membuat ia hidup bahagia bersama istrinya yang kini sudah tiada

Penasaran sama lagunya? Saya sediakan dibawah ada link ke Youtube untuk menikmati lagunya. Selamat mendengarkan dan meresapi lagunya sembari merefleksikan kehidupan asmara kita di dunia ini :)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x