Mohon tunggu...
Isson Khairul
Isson Khairul Mohon Tunggu... Jurnalis - Journalist | Video Journalist | Content Creator | Content Research | Corporate Communication | Media Monitoring

Kanal #Reportase #Feature #Opini saya: http://www.kompasiana.com/issonkhairul dan https://www.kompasiana.com/issonkhairul4358 Kanal #Fiksi #Puisi #Cerpen saya: http://www.kompasiana.com/issonkhairul-fiction Profil Profesional saya: https://id.linkedin.com/pub/isson-khairul/6b/288/3b1 Social Media saya: https://www.facebook.com/issonkhairul, https://twitter.com/issonisson, Instagram isson_khairul Silakan kontak saya di: dailyquest.data@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Keroyok Zona Merah, Strategi Kapolda SumSel Lawan Covid-19

11 Mei 2021   05:22 Diperbarui: 11 Mei 2021   05:25 219
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dari kiri ke kanan: Didik Wiratno, Budi Tanjung, Mada Mahfud, Kapolda Sumatera Selatan, Isson Khairul, dan Erwin Hadi. Covid itu adalah masalah bersama, penanganannya juga haruslah bersama-sama. Foto: dok. isson khairul

Senin (10/05/2021), Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyebut, varian virus Corona B1617 dari India, banyak ditemukan di Sumatera Selatan dan di Kalimantan Tengah. Hal itu ia ungkapkan usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Bagaimana menyiasatinya?

Dari kiri ke kanan: Didik Wiratno, Budi Tanjung, Mada Mahfud, Kapolda Sumatera Selatan, Isson Khairul, dan Erwin Hadi. Covid itu adalah masalah bersama, penanganannya juga haruslah bersama-sama. Foto: dok. isson khairul
Dari kiri ke kanan: Didik Wiratno, Budi Tanjung, Mada Mahfud, Kapolda Sumatera Selatan, Isson Khairul, dan Erwin Hadi. Covid itu adalah masalah bersama, penanganannya juga haruslah bersama-sama. Foto: dok. isson khairul

Minimalkan Mobilitas Warga

Para pemangku kepentingan di Sumatera Selatan, langsung melakukan gerak cepat untuk merespon kondisi tersebut. Senin (10/05/2021) malam, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Prof. DR. Eko Indra Heri, memberikan pernyataan tentang strategi yang segera dieksekusi.

"Kemarin, saya sudah mengumpulkan tokoh-tokoh agama dan para pengusaha di Kota Palembang. Sebelumnya, saya juga sudah bertemu dengan para pemangku kepentingan di Ogan Komering Timur. Besok, saya akan ke Muara Enim dan Prabumulih untuk mengkoordinasikan para pemangku kepentingan di sana," ujar Kapolda Sumatera Selatan tersebut.

Gerak cepat sang Kapolda Sumatera Selatan itu, bertujuan untuk menyatukan strategi penanganan Covid-19 di wilayah Sumatera Selatan. Ia menyadari, belakangan ini, khususnya menjelang libur Lebaran, mobilitas warga sangat tinggi di hampir semua wilayah Sumatera Selatan. Hal tersebut berdampak langsung pada lonjakan warga yang terpapar Covid-19.

Karena itulah, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Prof. DR. Eko Indra Heri, mendukung penuh kebijakan Presiden Joko Widodo yang menetapkan larangan mudik Lebaran tahun ini. "Penyekatan terhadap pemudik di sejumlah titik, benar-benar efektif untuk menekan mobilitas warga. Otomatis hal tersebut juga efektif untuk menekan angka penyebaran Covid-19 secara menyeluruh," tukas Kapolda Sumatera Selatan.  

Secara detail, ia memaparkan, menjelang Idul Fitri, Sumatera Selatan mendirikan sebanyak 33 posko penyekatan pemudik di pintu masuk Sumatera Selatan, sejak 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Selain itu, operasional pusat perbelanjaan dan restoran dibatasi serta dijaga petugas, agar tidak menimbulkan kerumunan.

Untuk semua itu, setidaknya Polda Sumatera Selatan mengerahkan 600 personel kepolisian untuk mengawasi kendaraan yang melintas di sejumlah posko penyekatan. Pada Senin (10/05/2021) malam, setelah beberapa hari dilakukan penyekatan, Irjen Pol. Prof. DR. Eko Indra Heri mengungkapkan kondisi terkini penyebaran Covid-19 di wilayah Sumatera Selatan.

"Muara Enim masih agak tinggi angka Covid-nya. Prabumulih masih dalam kondisi merah. Ogan Komering Timur juga masih merah, tapi kini hanya tinggal dua kecamatan di sana yang masih merah. Kota Palembang masih merah di semua wilayah. Kemarin wilayah Kertapati sudah oranye, tapi hari ini kembali memerah," ujar Kapolda Sumatera Selatan memberikan gambaran.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun