Mohon tunggu...
Iryanda Aditama
Iryanda Aditama Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Tantangan yang Dihadapi Prabowo dari Ketua Partai Menjadi Menteri Pertahanan

8 November 2019   07:00 Diperbarui: 8 November 2019   07:06 0 0 0 Mohon Tunggu...

Langkah pertama Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan dimulai saat dirinya berjalan di atas gelaran karpet merah membentuk segitiga. Kala itu, Prabowo Subianto berjalan tegap memakai jas dan peci hitam. Dia pun disambut sejumlah pasukan TNI dengan upacara militer. Rona bangga dan bahagia terlihat jelas dari raut wajahnya. Prabowo berdiri di atas podium dalam upacara penyambutan di Kementerian Pertahanan pada Rabu, 23 Oktober 2019 siang.

Aura militer pensiunan jenderal TNI itu masih terasa kental. Prosesi pengecekan pasukan pun dilakukan. Ekspresi bangga dipancarkan tiap langkah di depan semua pasukan. Mantan Pangkostrad itu begitu khidmat menikmati. Banyak pejabat dan tokoh nasional hadir dalam upacara penyambutan tersebut. Mulai dari Menko Polhukam Mahfud MD, mantan Wakil Presiden Try Soetrisno, sampai sejumlah mantan menteri pertahanan. Prabowo kemudian menghampiri mereka dan saling bersalaman memberi selamat.

Sebagai mantan calon presiden pesaing Jokowi, masyarakat dibuat terheran atas keputusan Prabowo Subianto yang akhirnya menerima tawaran Menteri Pertahanan. Pemanggilan Prabowo ke Istana Negara pada Senin, 22 Oktober 2019 lalu menjadi momen tidak terduga. Hadir bersama Edhy Prabowo mengenakan kemeja putih, keduanya diminta mengemban tugas sebagai pembantu presiden.

Jokowi punya alasan khusus meminta Prabowo Subianto menjabat posisi Menteri Pertahanan. Selama mengenal Prabowo, Jokowi percaya sosok tersebut mampu dengan segudang pengalaman untuk memperkuat pertahanan nasional. Prabowo masih dihiasi rasa bangga. Apel penyambutan digelar pasukan seolah mengobarkan jiwa patriot yang dimiliki sejak muda.

Pada hari itu, acara serah terima jabatan juga dilakukan. Ryamizard Ryacudu menyerahkan sejumlah sisa pekerjaan untuk dilanjutkan Prabowo Subianto lima tahun ke depan.

Kehangatan Prabowo dan Ryamizard
Pejabat baru Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama pejabat lama Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu usai seremoni serah terima di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Ryamizard Ryacudu resmi menyerahkan jabatan kepada Prabowo Subianto.
Pejabat baru Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama pejabat lama Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu usai seremoni serah terima di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Ryamizard Ryacudu resmi menyerahkan jabatan kepada Prabowo Subianto.

Acara lepas sambut di Kementerian Pertahanan berlangsung santai. Prabowo Subianto dan Ryamizard saling bercerita masa muda ketika merasakan bersama ditempa sebagai tentara di Lembah Tidar. Keduanya satu angkatan, sehingga sudah mengenal sejak lama.

Selain saling lempar pujian, Ryamizard juga memberi pesan khusus kepada Prabowo. Dia mengingatkan, menjadi Menhan sangat berat. Meski begitu, dirinya yakin di tangan Prabowo amanah itu bisa dilakukan sebaik-baiknya. "Karena tugas Menhan itu luar biasa. Menjaga kedaulatan negara, keutuhan bangsa. Jadi kalau kita tidak siap begitu ya berarti kita tidak mampu melaksanakan tugas itu," kata Ryamizard.

Sebagai pencetus program Bela Negara, Ryamizard berharap, programnya itu bisa dilanjutkan Prabowo. Walau harus diakui, program itu sempat menuai pro dan kontra. Pada awal menjabat menteri, Prabowo meminta agar diberikan waktu untuk mempelajari berbagai masalah di Kementerian Pertahanan. Belum banyak jawaban diberikan, termasuk terkait alutsista. Tetapi, Prabowo memastikan dirinya sangat memperhatikan hal tersebut.
"Pemerintah pasti sudah memperhatikan, menteri yang lama sudah memperhatikan, saya akan pelajari mana yang perlu diperbaiki, yang baik kita lanjutkan yang belum disetujui nanti minta persetujuan," ujar Prabowo.

Gaya Prabowo Pimpin Kementerian
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/10/2019).Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/10/2019).Prabowo Subianto tidak sendiri mengurus Kementerian Pertahanan. Selang dua hari pelantikan menteri, Presiden Jokowi memanggil 12 wakil menteri ke Istana Negara.

Di dunia politik, Trenggono bukan orang baru. Pada masa kepemimpinan Ketua Umum PAN periode 2009-2014 Hatta Rajasa, Trenggono ditunjuk sebagai Bendahara PAN, meski di tengah jalan mengundurkan diri. Tak lama kemudian pada Pemilihan Presiden 2014, Trenggono masuk dalam tim sukses pasangan calon Jokowi-Jusuf Kalla. Begitu pun dalam Pilpres 2019, Trenggono didapuk menjadi Bendahara TKN Jokowi-Ma'ruf.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x