Mohon tunggu...
Irfandy Dharmawan
Irfandy Dharmawan Mohon Tunggu... Lainnya - Freelancer

Mengarungi Samudra Hukum, berlabuh di Dermaga Filsafat, dan Berlayar di Lautan Politik. Seorang Sarjana Hukum yang sedang menambahkan cerita di Perpustakaannya

Selanjutnya

Tutup

Politik Artikel Utama

Pencarian Oposisi Ideal, Partai Mana yang Akan Menjadi Pionir?

3 Maret 2024   15:00 Diperbarui: 7 Maret 2024   04:16 657
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi: Partai peserta Pemilu 2024. (Foto: KOMPAS/HERU SRI KUMORO)

Di tengah dinamika politik yang kian memanas di Indonesia, pertanyaan tentang siapa yang akan memimpin barisan oposisi menjadi semakin relevan. 

Dalam peta politik yang serba berubah, kebutuhan akan sebuah Partai Oposisi yang kuat dan ideal menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan mengawal demokrasi.

Dalam perjalanan demokrasi Indonesia pasca-Pemilu 2024, sorotan tertuju pada dinamika kekuasaan dan pembagian peran antara pemerintah dan oposisi. 

Dengan kemenangan Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo, konfigurasi politik nasional mengalami pergeseran signifikan. 

Dalam konteks ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menonjol sebagai dua kekuatan potensial yang dapat memainkan peran kritis sebagai Partai Oposisi dalam pemerintahan yang baru.


Di sudut kanan ring politik Indonesia, dengan jubah merah kebanggaannya, berdiri PDIP, si veteran dengan gerak tari politik yang telah teruji oleh waktu. 

Di sudut kiri, mengenakan mantel hijau keadilan, PKS bersiap dengan strategi yang diwarnai nilai-nilai keislaman dan keadilan sosial. Kedua partai ini, tak lagi sekadar berpartisipasi dalam pesta demokrasi, kini berhadapan dalam pertarungan epik untuk gelar "Oposisi Ideal".

PDIP: Sang Maestro Drama Politik

Di Sudut Merah Panggung, PDIP menari. Langkah mereka, yang terkadang mirip tarian klasik dan lain kali seperti breakdance modern, menunjukkan adaptasi yang luar biasa terhadap irama politik yang selalu berubah. 

Megawati, sang Koreografer Sekaligus Sutradara utama, dengan cekatan memimpin ensemble ini, memastikan bahwa setiap gerakan mengandung makna dan setiap langkah adalah pernyataan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun