Mohon tunggu...
Inspirasiana
Inspirasiana Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Kompasianer Peduli Edukasi.

Kami mendukung taman baca di Soa NTT dan Boyolali. KRewards sepenuhnya untuk dukung cita-cita literasi. Untuk donasi naskah, buku, dan dana silakan hubungi: donasibukuina@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Terbanglah Camar (VI - Tamat)

31 Oktober 2022   11:45 Diperbarui: 31 Oktober 2022   11:44 201
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Kelihatannya kamu ingin mengatakan sesuatu. Ada apa?"

Fanny merasa malu dalam hatinya menyadari bahwa belakangan ini ia selalu membandingkan Peter dengan Geld, dan ...

"Saya sedang membayangkan seorang gadis yang sangat beruntung mendampingi Anda, dokter."

"Kamu bisa menebak siapa dia?" Jawaban Peter di luar dugaan Fanny.

"Mungkin salah seorang suster?"

"Seorang calon dokter."

"Ia tentu cantik, dan baik, dan pintar, seperti Anda, dokter. Gadis yang sangat beruntung. Manusia seperti dokter, mungkin hanya ada satu di antara sejuta."

Peter tersenyum sambil menggelengkan kepala. "Kelak, kamu akan mengerti bahwa ada banyak orang yang seperti saya, bahkan lebih baik daripada saya."

"Dokter!" Fanny berseru menahan langkah Peter.

"Bolehkah saya berkenalan dengan gadis yang beruntung itu?"

"Dia tentu akan sangat senang."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun