Mohon tunggu...
Inosensius I. Sigaze
Inosensius I. Sigaze Mohon Tunggu... Lainnya - Membaca dunia dan berbagi

www.suarakeheningan.org

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Artikel Utama

Tiga Solusi Alternatif dalam Mengatasi Fenomena PNS Bolos

18 September 2021   15:26 Diperbarui: 19 September 2021   18:15 438 45 8
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Tiga Solusi Alternatif dalam Mengatasi Fenomena PNS Bolos
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Foto: Fransiskus Simbolon via Kompas.com

Perubahan mental harus dimulai dengan kesadaran tentang pentingnya kedisiplinan diri. Kehormatan manusia justru terletak pada kematangannya yang tidak lahir dari pengaruh mesin dan kamera pengontrol lainnya, tetapi dari kesadaran hati dan tanggung jawab pribadi setiap orang.

Setelah saya mencermati gagasan terkait topik pilihan Kompasiana yang terakhir tentang PNS bolos, terasa bahwa kedisiplinan diri PNS itu masih diragukan. Tema tentang PNS bolos muncul ke permukaan justru karena ada kenyataan-kenyataan di lapangan.

Kompasiana akhirnya mengambil langkah terbuka dengan menawarkan ulasan dan pandangan dari siapa saja terkait tema PNS bolos. Membahas tema PNS bolos seakan-akan memojokan PNS, karena itu pada awal tulisan ini, saya harus garis bawahi bahwa tulisan ini tidak bermaksud menyerang dan mempersulit PNS, tetapi sebaliknya menawarkan alternatif solusi secara umum hal yang mungkin perlu dan penting dimiliki.

Alternatif gagasan yang ditawarkan dalam tulisan ini lebih karena pengalaman di tempat lain yang mana secara umum memiliki sistem yang telah berlaku lama dan rupanya telah berhasil membentuk mentalitas PNS yang disiplin dan bertanggung jawab, tanpa harus punya banyak aturan seperti menjaga anak sekolah dasar.

Harus dikatakan juga bahwa untuk menjadi lebih baik, orang perlu belajar juga dari orang lain yang secara global dikenal baik khususnya dalam sistem dan mentalitas dalam kaitan dengan kedisiplinan.

Alternatif gagasan apa yang penting dimiliki agar fenomena PNS bolos bisa diatasi dengan cara-cara yang baik dan bisa mengubah mental PNS itu sendiri?

1. Kantor perlu punya Pfoertner (pelayan pintu)

Baik istilah dan gagasan ini sangat jelas berasal dari kebiasaan orang Jerman. Tentu kebiasaan yang baik dan sangat mungkin menolong PNS. Pelayan pintu yang dimaksudkan adalah petugas yang bukan sebagai seorang satpam sebagaimana kebanyakan di Indonesia.

Pelayan pintu punya definisi tugas yang penting termasuk mengisi buku daftar hadir pegawai yang bekerja dan beberapa informasi lainnya terkait isi rumah.

Tugas penting itu tidak bisa disepelekan karena dari pelayan pintu itu pegawai belajar melapor saat masuk dan saat pergi. Pelayan pintu punya otoritas yang tidak bisa diatur suka-suka oleh para pegawai. Dia bisa saja mengatakan tidak, jika saja ada hal yang tidak sesuai dengan regulasi kantor itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan