Mohon tunggu...
Petani Millenial
Petani Millenial Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Public Relations

In a world of worriers, be the warrior

Selanjutnya

Tutup

Money

Laporan Keuangan Perusahaan, Penting Nggak Sih?

19 Desember 2017   09:22 Diperbarui: 27 November 2018   08:43 2774
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Zaman serba modern seperti ini sangat memudahkan manusia untuk melakukan segala aktivitas, terlebih mereka yang memiliki kepentingan terhadap perkembangan bisnisnya. Termasuk kemudahan pengusaha untuk mengakses usaha mereka melalui perangkat apapun misalnya melalui Laptop, Smartphone, dan lain sebagainya.

Selain kemudahan dalam mengakses tersebut, tentunya pengusaha juga sangat perlu mendapat laporan mengenai kondisi keuangan suatu perusahaan yang tercermin dalam laporan keuangannya. Laporan keuangan adalah ringkasan catatan akuntansi selama setahun buku yang bersangkutan yang digunakan sebagai alat komunikasi, pengukur antara data keuangan dengan aktivitas suatu perusahaan dengan pihak manajemen.

Laporan keuangan perusahaan dibuat bertujuan untuk memberikan laporan secara berkala mengenai perkembangan perusahaan yang bersifat historis. Hal-hal yang terdapat dalam laporan keuangan antara lain data-data, prinsip-prinsip dan kebiasaan dalam akuntansi serta pendapat pribadi mengenai keuangan perusahaan. Laporan keuangan mencerminkan kondisi keuangan terakhir.

Dalam Prinsip Akuntansi Indonesia tahun 1984, pada dasarnya akuntansi keuangan dan laporan keuangan dimaksudkan untuk menyediakan informasi keuangan mengenai suatu badan usaha yang akan dipergunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan di dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Namun tujuan umum laporan keuangan menurut PAI terdiri dari lima tujuan, masing-masing adalah sebagai berikut:

1.  Untuk memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai aktiva dan kewajiban serta modal suatu perusahaan

2.  Untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya mengenai perubahan dalam aktiva netto (aktiva dikurangi kewajiban) suatu perusahaan yang  

      timbul dari kegiatan usaha dalam rangka memperoleh laba.

3.  Untuk memberikan informasi keuangan yang membantu para pemakai laporan di dalam menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba

4.  Untuk memberikan informasi penting lainnya mengenai perubahan dalam aktiva kewajiban suatu perusahaan. Seperti informasi mengenai aktiva 

      pembiayaan investasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun