Mohon tunggu...
Hery Syofyan
Hery Syofyan Mohon Tunggu...

Banyak baca dapat menambah cakrawala pola pikir kita....suka bola & balap..

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Ranieri: Tahun Ini Kita Harus Juara atau Tidak Sama Sekali!

26 April 2016   20:35 Diperbarui: 26 April 2016   20:54 0 9 16 Mohon Tunggu...

Diluar dugaan laga hidup mati dini hari tadi antara Tottenham Hotspur Vs West Bromwich Albion berakhir imbang 1-1 . dengan demikian Spurs kini tertinggal tujuh poin dari Leicester City dengan menyisakan tiga pertandingan lagi. Hasil itu tentu membuat kans atau peluang juara bagi Leicester City menjadi semakin membesar.

Leicester hanya membutuhkan tiga poin lagi saja untuk dapat menjadi juara Premier League musim 2015/16 ini. Dan kalau saja nanti dilaga ke 36 minggu depan (1/5/2016) saat melawan Manchester United dapat mereka menangkan tentu gelar juara sudah langsung diraih oleh The Foxes. sementara sebaliknya bagi Spurs dengan hasil imbang dinihari tadi membuat mereka harus memenangkan semua (tiga) laga sisanya, kalau mereka masih ingin menjaga peluangnya tetap ada karena satu kekalahan lagi berakhirlah sudah perjuangan Spurs, Leicester langsung jadi juara liga.

Jika saja semua sechenario kemenangan pada lagai Leicester City Vs Mencheter United nanti benar terjadi tentu ini menjadi pencapaian yang sangat luar biasa bagi Leicester City sekaligus tampil sebagai juara liga Premier Ingris 2015/2016, berakhirn sudah penantian panjang Leicester yang hanya pernah menjadi runner-up pada liga musim 1928-29 Hmmm.... lama sekali bro.

Dan sekaligus ini tentu akan mengagetkan dunia, bagaimana perjuangan yang dilakukan klub paling buncit di musim lalu, Tapi tahun ini bisa tampil sebagai juara....luar biasa, seperti yang disampaikan oleh sang menejer Ranieri beberapa waktu yang lalu yang mengatakan “Ini bukan sebuah keajaiban, tapi ini sebuah keanehan.”

Sementara itu menurut seorang biksu Budha Phra Prommangkalachan asal Thalind. Mengatakan bahwa keberhasilan Leicester City ini merupakan hasil dari taktik dari sang arsitek Claudio Ranieri, dan kreativitas Riyad Mahrez serta ketajaman Jamie Vardy dan terakhir 'karma baik’ lah yang menjadikan mereka tampil sebagai juara Premier League musim ini.

Kalau kita sedikit kembali kebelakang dimusim lalu yaitu periode 2014/15, dimana seperti disebut diatas bahwa Leicester yang berjuang keras untuk dapat lepas dari zona degradasi pada akhirnya dapat mereka atasi, terpaut 6 poin dari jurang degradasi di akhir musim walaupun untuk itu posisinya tetap berada di paling buncit. Sementara yang terjadi di musim ini 2015/16 ini Leicester tampil begitu mengejutkan dimana di pertengahan musim mereka berhasil menuntaskannya dengan meraih 39 poin, hasil dari 11 kemenangan, enam seri, dan dua kekalahan berada di posisi kedua kelas men akhir paruh pertama.

Di paruh kedua The Foxes menambah target nya menjadi 40 poin, sehingga dengan demikian diharapkan diakhir musim akan tercapai angka 79 poin, yang otomatis dengan angka tersebut dapat meloloskan Leicester untuk masuk tim 4 besar yang bisa langsung lolos ke Liga Champions, selain itu dengan pencapaian 79 Poin itu merekapun juga berharap dapat bersaing dengan tim lainya untuk dapat tampil memperebutkan juara liga musim 2015/16 ini.

Kalau dilihat perjuangan Leicester dimulai dari awal tahun 2016 ini, mereka baru satu kali gagal menambah poin, ketika kalah 1-2 melawan Arsenal pertengahan Februari lalu. Selanjutnya sejak awal Maret sampai sekarang Leicester berhasil mencatat lima kemenangan beruntun, dan terakhir imbang 2-2 lawan West Ham United minggu lalu

Dengan demikian kalau toh nantinya betul Leicester bisa mengunci kemenangan saat melawan Menchester United nanti dengan pencapaian angka 79 poin dan langsung dinyatakan menjadi juara Premier League 2015/16 ini. maka hasil itu membuat Leicester menjadi klub ke empat yang mampu meraih juara dengan dengan angka 79 poin atau kurang lebih dari itu. antara lain hal itu pernah dicapai oleh Manchester United pada tahun 1997 dengan 75 poin, Arsenal dimusim 1998 dengan 78 poin, dan kembali Menchester United di musim tahun 1999 dengan 79 poin.

Jadi dengan tiga laga tersisa musim ini, harus diakui bahwa Leicester City adalah tim yang memang paling berpeluang untuk membawa trofi Premier League musim ini yang juga menjadi untuk pertama kalinya bagi Leicester, melihat peluang yang sudah didepan mata tersebut maka sang menejer, Claudio Rainieri mengatakan bahwa musim ini adalah menjadi momen terbaik bagi Leicester untuk bisa menjuarai Liga primer "Tahun ini kita harus juara atau tidak sama sekali," dan juga menambahkan "Kami pasti lolos ke Liga Champions, ini prestasi besar. Tapi sekarang kita mencoba meraih gelar Liga primer, dengan segala kekuatan kami,".

“Dan saya katakan kepada pemain bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk juara."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x