Mohon tunggu...
Hennie Triana Oberst
Hennie Triana Oberst Mohon Tunggu... Wiraswasta - ---

Ibu dari seorang putri

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Menerbangkan Rindu

31 Juli 2022   17:07 Diperbarui: 31 Juli 2022   17:13 217 80 26
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Menerbangkan Rindu | foto: Pixabay/ooceey—

Sinar matahari pagi menembus celah jalousie
hangatnya merambati dinding ruangan
membelai lembut pelupuk mata wanita berpiama satin

Tak beranjak ia dari tempat tidur
pandangannya melayang ke langit-langit kamar
Sejenak ia menoleh ke arah jendela
mengamati kerai perlahan tergulung ke atas

"Kunanti engkau mengetuk jendela hatiku, tuk... tuk.. tuk.."

Wanita berpiama satin menggumam
Senyumnya mengembang
sembari memandang bingkai foto
di atas meja bundar di samping tempat tidur

 

Di seberang lautan
seorang pria bermata biru duduk sendiri di balkon kamar
Tangannya mengaduk secangkir minuman hangat

Sepertinya ia sulit memejamkan mata
Pikirannya menerawang sambil menatap langit gelap gulita
Agaknya bintang-bintang enggan menyapa
Atau mungkin mereka pulas kelelahan

Langkahnya menuju meja tulis di kamar tidur
Diambilnya pena dan selembar kertas
Ditulisnya sebaris kalimat di atas kertas putih bergaris-garis

"Kukirim sekeranjang rindu untukmu"

Lalu, dilipatnya kertas menjadi pesawat
Lalu diterbangkan dari pinggir balkon kamar
Kertas putih bergaris-garis mengangkasa
menuju sepotong hati yang  menanti kabar rindu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan