Ekonomi

Pengaruh Wisata terhadap Ekonomi di Kecamatan Kadudampit

11 Maret 2019   22:22 Diperbarui: 11 Maret 2019   22:33 48 3 0
Pengaruh Wisata terhadap Ekonomi di Kecamatan Kadudampit
dokpri

Kadudampit, Sukabumi (5 Maret 2019) -- Wisata Situ Gunung sebagai salah satu faktor peningkatan perekonomian di Kecamatan Kadudampit. Pasalnya, sejak awal di resmikannya objek wisata Situ Gunung banyak masyarakat yang sangat antusias untu mengunjungi objek wisata tersebut. Jumlah pengunjung wisata Situ Gunung mencapai 8000 perbulannya, hal ini yang menjadi salah satu faktor ekonomi di Kecamatan Kadudampit sangat baik.

Objek wisata Situ Gunung ini dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Selain menjadi objek wisata, Situ Gunung ini juga menjadi peluang untuk mata pencaharian masyarakat di Kecamatan Kadudampit ini. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan pada setiap hari sabtu dan minggu di Kecamatan Kadudampit ini adalah bazzar di sekitar parkiran objek Wisata Situ Gunung. Banyak juga masyarakat yang menjadi pedagang di kawasan objek wisata Situ Gunung tersebut. Kegiatan bazzar tersebut sudah di fasilitasi tenda untuk masyarakat yang ingin ikut serta dalam bazzar tersebut.

"Selain itu kami juga mengangkat ekonomi masyarakat di bidang jasa, yaitu mengantarkan pengunjung dari parkiran menuju tempat wisata" Ujar Shidiq saat di wawancarai di Kecamatan Kadudampit.

Masyarakat Kecamatan Kadudampit diberi kebebasan untuk mereka berjualan di sekitar wisata Situ Gunung, meskipun begitu semua yang berjualan tetap di kontrol langsung oleh kecamatan setempat. Tidak hanya masyarakat di Kecamatan Kadudampit saja, masyarakat luar pun bisa ikut berjualan di kawasan Situ Gunung, tetapi yang lebih di prioritaskan adalah UKM di Kecamatan Kadudampit. Hal ini berlaku baik bagi masyarakat yang penyedia jasa ataupun yang berjualan di kawasan Situ Gunung. Para karyawan di Situ Gunung memang dari pemerintah dan sebagian melibatkan warga sekitar, contohnya pelayanan bagi wisatawan.

Pemerintah dan kecamatan setempat selalu berusaha untuk memperbaiki segala yang dirasa kurang baik dari akses menuju objek wisata maupun fasilitas yang ada di objek wisata tersebut. Akses yang dirasa kurang memadai menjadi fokus utama untuk segera diperbaiki. Selain mempermudah wisatawan menuju objek wisata, kenyamanan dan keamanan pun menjadi alasan utamanya.