Mohon tunggu...
Ahmad Syaihu
Ahmad Syaihu Mohon Tunggu... Guru - Guru di MTsN 4 Kota Surabaya sejak tahun 2001
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Suka membaca dan menulis apa saja untuk dibagikan kepada orang lain dengan harapan bisa memahami dan mengerti kalau mau menerapkan apa yang ditulis

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Lolos Sanksi FIFA Saatnya Revolusi Sepak Bola Indonesia

8 Oktober 2022   07:54 Diperbarui: 8 Oktober 2022   07:59 218
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Presiden Joko Widodo (foto: Kompas.com)

Kekhawatiran banyak pihak tentang sanksi yang akan dijatuhkan FIFA kepada PSSI setelah terjadinya kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan 1 Oktober 2022 yang menewaskan 130 tidak terbukti.

Berita bahagia itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta setelah menerima Surat dari FIFA.

"Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA," kata Jokowi dalam pernyataan persnya melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (7/10).

Tentu ini menjadi berita utama yang harus disyukuri dan ditindaklanjuti oleh PSSI dan Pemerintah Indonesia untuk mentransformasi dan merevolusi sepak bola di Indonesia.

Sementara penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus kerusuhan di Kanjuruhan terus dilanjutkan dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Presiden Jokowi juga menyampaikan poin lain dari Surat FIFA bahwa FIFA dan PSSI akan membentuk tim transformasi untuk kemajuan dan kebaikan sepak bola di Indonesia.

Tim FIFA akan berkantor di Indonesia dan akan melakukan upaya transformasi sepak bola Indonesia bekerja sama dengan PSSI dan Pemerintah Indonesia.

Berikut adalah lima poin penting fokus kerja pemerintah RI bersama FIFA dan organisasi terkait seperti AFC:

  1. Membangun standar keamanan stadion di seluruh stadion yang ada di Indonesia;
  2. Memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional;
  3. Melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama; 
  4. Mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada; serta 
  5. Menghadirkan pendampingan dari para ahli di bidangnya.

Dengan adanya Surat FIFA yang berisi langkah - langkah transformasi sepak bola di Indonesia, sebagai warga negara yang baik tentu kita menyambut dengan gembira, bersyukur sekaligus berharap akan kemajuan sepakbola di Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun