Mohon tunggu...
Hs Hairil
Hs Hairil Mohon Tunggu... Institut Tinta Manuru

Hanya Penikmat yang menjadi candu, menulis bukan hiburan tapi kebutuhan.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Kesalahan Kamu Menganggap Rendah Orang Lain

6 April 2021   10:57 Diperbarui: 6 April 2021   11:19 124 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kesalahan Kamu Menganggap Rendah Orang Lain
foto ; portalmadura.com

Percaya diri itu keharusan, asal jangan sampai melewati batas tertentu membuah kita jadi egois tanpa disadari. Seseorang, mereka, kamu, atau kita semua sudah tentu memiliki kepercayaan diri yang kuat. Bahkan ada yang melewati batas control hingga dia menjadi orang yang benar-benar merasa bahwa dia lah yang lebih bisa, yang lebih baik lalu menanggap rendah orang lain.

Beberapa artikel yang penulis baca, ternyata percaya diri berlebihan kelewat batas hingga suka merendahkan, menjatuhkan atau meremehkan orang lain ternyata gangguan kepribadian. Orang yang mengalami gangguan kepribadian ini merasa dia lebih penting atau lebih baik dan lebih bisa dibandingkan dengan orang lain.

Orang yang sering dan sangat ingin dirnya di berikan pujian ketika dia melakukan atau menyelesaikan sesuatu adalah bentuk dari tanda gangguan kepribadian yang di sebut narcissistic personality disorder atau gangguan narsistik. Dalam Bahasa Kesehatan, orang yang mengidap gangguan kepribadian (Narsistik) tidak memiliki rasa empati pada orang lain.

Kalau diantara teman kita, kerabat atau bahkan keluarga kita memiliki pikiran yang dipenuhi dengan fantasi-fantasi. Bisa di pastikan kalau mereka miliki ciri-ciri pengidap gangguan narsistik, mereka sering bicara tentang sukses tetapi berlebihan, tentang suatu saat nanti mereka akan memimpin, jadi kaya, lebih dari orang lain dan berkuasa atas sesuatu dll dll

Orang secara wajar mengingkan akan kesenangan, kesejahteraan, akan bahagia dalam hidupnya. Tetapi, keseringan berfantasi tentang semua hal yang mestinya dicapai dengan pengorbana -pengorbanan, materi awaktu dll membuat dia tidak sadar bahwa dirinya mengalami gangguan kepribadian

Pada aktivitas kita sehari-hari, paling sering kita temukan. Ada teman yang merasa dia lebih pintar dari kita, atau dari semua orang. Bukan hanya itu saja, ada yang merasa cantik/ganteng berlebihan dan memandang orang lain tidak setara dengan level kecantikan/kegantengan dia. Atau, kenyataan lain misalkan, kamu pernah dengar antara teman kamu sering bicarakan tentang hubungan asmara dia dengan pasangannya, sampai-sampai menganggap hubungan mereka jauh lebih baik dan bahagia di banding kamu sendiri atau orang lain.

Nah, orang seperti ini dalam kehidupan sehari-hari kita, mereka tidak akan menyadari bahwa jiwa yang rapuh merupakan efek terbesar dari pengidap gangguan kepribadian yang di sebut narsistik ini. Kerapuhan bersembunyi dibalik hati mereka, orang dengan percaya diri yang berlebihan dan melihat orang lain tidak memiliki apa-apa dibanding dengan mereka

Ada teman penulis sendiri, penulis tidak sebut namanya disini. Kemungkinan dirinya pengidap gangguan narsistik ini. Dalam keseharian dia, ngobrol banyak tujuan dia, dia lebih bisa dari penulis dan teman-teman seangkatan dll dll pada akhirnya rapuh ketika penulis layangkan satu kritikan tentang berlebihannya dia dalam melihat sesuatu.

Baru dengan satu kritikan membuat dia kelimpungan, hancur mentalnya, dan merasa malu dengan lingkungan pertemanan. Bagaimana jadinya dengan sepuluh, dua puluh atau banyak kritikan yang dia dapat. Begitulah dampak percaya diri berlebihan.

Orang dengan gangguan narsistik sangat banyak dan mudah kita temukan di sekitar kita, bahkan teman baik kita, anak-anak kita, saudara kita dll. Perhatikan keseharian mereka dari cara bicara, membandingkan orang lain dengan dirinya sendiri, ingin dipuji, tidak merasa iba dengan kesedihan orang lain, sangat arogansi dalam komunikasinya, dia paling istimewa dan harus di kagumi dll.

Pernah bertemu dengan orang yang ketika jelas-jelasnya dia salah, dia selalu merasa tidak ada yang salah dengan dirinya? Orang seperti ini bisa dipastikan mengidap gangguan kepribadian yang akut, dia tentunya menolak kalau bukan dia yang paling benar meskipun pada kenyataannya dia salah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x