Mohon tunggu...
Leonardi Gunawan
Leonardi Gunawan Mohon Tunggu... Freelancer - Karyawan

Warga Negara Biasa Yang Ingin Indonesia Ke Piala Dunia

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Manchester City Vs Manchester United, Saatnya Langit Manchester Menjadi Merah?

1 Oktober 2022   01:01 Diperbarui: 1 Oktober 2022   01:15 246 6 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bola. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Manchester United (MU) akan melawat ke  markas "tetangganya yang berisik" dalam dery panas kota Manchester, Minggu 1 Oktober 2022. Ya, tetangga yang berisik disini adalah kata-kata setengah ejekan yang dilontarkan oleh Mantan Manajer Legendaris MU, Sir Alex Ferguson untuk Manchester City (City). City yang pada saat ini memang bukan apa-apa dibandingkan dengan prestasi MU.

Tetapi semua telah berubah, dimana dulu kota Mancester identik dengan warna merah, Warna kebesaran dari MU. Maka, ketika City dibeli oleh orang kaya dari negeri yang jauh, Langit kota Manchester pun berubah menjadi Biru, yang melambangkan bahwa penguasa kota tersebut sudah berpindah tangan. Citylah yang sekarang merajai sepakbola Manchester, bahkan di Liga Inggris.

Musim ini start keduanya hampir sama  seperti musim -- musim sebelumnya, MU sempat  terseok sedangkan City langsung tancap gas. Bahkan MU diawal sampai diprediksi bakalan terdegradasi karena menelan 2 kekalahan di awal kompetisi, sebelum merah 4 kemenangan beruntun.  

City sendiri dari 7 kali tanding sukses meraih 5 kemenangan dan 2 seri. MU saat ini berada di peringkat ke 6 dengan 12 poin sedangkan City di posisi kedua dengan 17 poin.

MU datang ke markas City dengan percaya diri yang tinggi, dengan modal 4 kemenangan beruntun termasuk memenangi laga melawan Arsenal sang pemuncak klasemen tentunya menambah motivasi skuad MU. Erik Ten Hag tentunya membawa misi pribadi sendiri dalam derby pertamanya. Inilah ujian sesungguhnya untuk kedalaman skuad MU yang diraciknya,

Duet Lisandro Martinez dan Raphael Varane akan diuji dengan "kegilaan" Haaland yang telah mencetak 11 gol dalam 7 pertandingan. Lini tengah MU saat ini sudah mulai seimbang dengan duet  Bruno Fernandes dan Christian Eriksen, tinggal mencari penyeimbang yang mungkin dapat ditemukan dalam diri Casemiro, yang didatangkan dari Real Madrid di penghujung mas atransfer. 

Untuk Lini depan, MU juga semakin banyak opsi setelah kedatangan Anthony dari Ajax. Dan ingat MU masih punya Christiano Ronaldo yang walaupun belum mencetak gol di liga sampai saat ini, Ronaldo tetaplah Ronaldo yang dalam situasi apapun bisa menjadi pembeda.

Sebagai tuan rumah Pep Guardiola tentunya sangat siap sekali menjamu sang tamu, modal belum terkalahkan sampai pertandingan ke tujuh menunjukkan solidnya barisan pertahanan yang digalang Ruben Dias -- M Akanji. 

Di tengah ada Bernado Silva dan Kevin De Bryune untuk menunjang trio maut di depan yang biasa diisi Jack Grealish, Foden dan Haaland. Trio ini bahkan masing-masing mencetak 1 gol saat City mengalahkan Wolves di pertandingan sebelumnya.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah faktor kebugaran pemain karena jeda pertandingan internasional. Baik MU maupun City jelas banyak pemain mereka yang baru datang setelah melaksanakan kewajiban membela negaranya. Baik Erik maupun Pep harus jeli melakukan rotasi pemain terkait hal ini.

Untuk strategi nampaknya akan terjadi "perang" di daerah tengah. Gaya permaian MU saat ini lebih menitik beratkan pada pengusaan bola, operan dari kaki ke kaki serta membangun serangan dari  belakang, tidak jauh berbeda dengan filsofi ang dianut Pep dimanapun dia melatih, yakni penguasaan bola.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan