Gus Noy
Gus Noy Penganggur

Warga Balikpapan, Kaltim, tapi bukan siapa-siapa sejak menjadi "Taruna" (29 Maret 2018). Menulis sekadarnya saja untuk bersuka ria. Tidak mencari uang di Kompasiana (K-rewards), meski kondisi ekonominya masih tergolong melarat amat-sangat.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi Lugu | Mabuk Kata

5 Januari 2019   04:43 Diperbarui: 5 Januari 2019   04:46 117 3 0
Puisi Lugu | Mabuk Kata
Dokpri

Kamu tengah mabuk, rupanya
Terlalu mabuk, tepatnya
Jejuta kata tertengguk, pastinya

Mata merahmu terus menganga
Selebar lapangan udara internasional
Kata kata berjatuhan ke dalamnya
Seperti hujan yang dilalap kalapnya

Kamu memang terlalu mabuk
Ujung jari jarimu sampai muntah kata
Langsung dari lapang nganga mata
Tiada antre dekat pintu ruang periksa

Kamu sempoyongan menyambut ambruk, kelihatannya
Tinggal menghitung sejumlah jari saja, kayaknya
Tergeletak atau merangkak, nantinya

 *******
Balikpapan, 5 Januari 2019