Mohon tunggu...
Kraeng Guido
Kraeng Guido Mohon Tunggu... Petani Cengkeh
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Pembudidaya Tanaman Cengkeh | Senang dengar lagu band Jamrud, Padi dan Boomerang

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Pawai Takbir Idul Fitri di Matim Diikuti Oleh Ratusan Umat Katolik

5 Juni 2019   03:04 Diperbarui: 5 Juni 2019   17:54 0 21 6 Mohon Tunggu...
Pawai Takbir Idul Fitri di Matim Diikuti Oleh Ratusan Umat Katolik
suasana pawai malam takbiran di Kota Borong. - POS KUPANG/ARIS NINU

Pelaksanaan pawai takbir menyambut bulan suci Ramadan 1437 H di Borong, Manggarai Timur(Matim)-Flores berjalan semarak malam ini Rabu 5 juni 2019. Pawai ini diikuti oleh ratusan umat Muslim dan juga umat Katolik.

Iring-iringan mobil berhiaskan nuansa Ramadan begitu menarik dan khas. Dan yang menjadi keunikan tersendiri ialah ketika salah satu ornamen pawai seperti lampion berbentuk masjid dan diatasnya ditaruh salib yang dimuat disalah satu mobl pick up.

Pawai takbir tersebut dibagi dua, yaitu kendaraan hias dan aksi motor berknalpot racing. Saya sendiri kebetulan menyaksikan sendiri arak-arakan pawai ini.

"Ado kaka su paling rame sudah"
Menurut Ahmad, salah satu peserta pawai ini menuturkan bahwa, pawai takbiran ini merupakan wujud  ekspresi seluruh umat muslim yang telah melaksanakan ibadah puasa selama kurang lebih sebulan lamanya. Pawai ini juga merupakan cerminan dari suka cita meraih kemenangan.

Mereka juga sangat senang karena pawai ini diikuti Orang Muda Katolik (OMK) yang ada di Borong. Sungguh mencerminkan toleransi dalam hidup beragama di Borong, Manggarai Timur. Inilah potret kebersamaan yang sungguh-sungguh harus kita lestarikan . Semuanya saling bersatu, bersaudara, tidak lagi kita melihat siapa diri kita, apa latar belakang kita. Ditanah Nuca Lale ini kita semayamkan cinta dan rasa kekeluargaan yang tinggi.

Pengamanan pawai malam takbir ini di kawal langsung oleh pihak Polresta Borong. Meski di lain tempat kegiatan pawai ini agar sebaiknya ditiadakan atas beberapa alasan, termasuk masalah keamanan.

Berikut saya lampirkan videonya yang sempat direkam oleh teman saya:


Tapi terkhusus di wilayah Manggarai raya, pawai Takbir ini diberlangsungkan dibeberapa tempat, baik itu di Labuan Bajo-Manggarai Barat. Saya juga mendapat SMS dari teman bahwa di Labuan Bajo malam ini Pawainya tak kalah ramai, dan diikuti oleh umat Katolik juga.

Pasalnya kegiatan Pawai Takbir seperti ini sudah menjadi budaya di Manggarai, setiap tahunnya Umat Islam merayakannya dan tak sedikit pula umat Katolik yang ikut ambil bagian didalamnya. Tidak hanya menjelang Ramadan saja, melainkan Natal atau Paskah Juga. Dan tentunya karena hubungan kekerabatan yang amat kental antar umat beragama, setiap kali ada pawai pasti semua umat ikut andil dan bersama-sama meramaikannya.

Akhir kata, selamat Hari Raya Idul Fitri untuk sodara-sodara muslim setanah air, mohon maaf lahir dan batin.

Salam persatuan dari Timur kaka
Sonde lupa, Toleransi harus kitorang jaga!

KONTEN MENARIK LAINNYA
x