Mohon tunggu...
Kompasianer METTASIK
Kompasianer METTASIK Mohon Tunggu... Lainnya - Menulis itu Asyik, Berbagi Kebahagiaan dengan Cara Unik

Metta, Karuna, Mudita, Upekkha

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Ketika Pikiran Mulai Memainkan Dramanya

8 Juli 2022   19:27 Diperbarui: 8 Juli 2022   19:34 90 13 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ketika Pikiran Mulai Memainkan Dramanya (gambar: peakpx.com, diolah pribadi)

Ketika peperangan di dalam pikiran mulai memainkan dramanya. Antara realita kehidupan dan ilusi pikiran. Membutuhkan materi untuk pendidikan si buah hati, menuntutku untuk terus berjuang. Melawan rintangan, mencari kesadaran.

Dan walau jatuh tertindas, ku tertatih bangkit, dan bangkit lagi, dengan senyuman di hati,

Meyakinkan diri bahwa akan ada buah manis. Yang akan kupanen dari bibit baik yang telah kutanam, kupupuk dan kusirami. Kini dalam gemetar langkahku karena tergulung usia, siapa yang hendak menolongku?

Walau telah kulambaikan tangan permohonan dalam kelu lidah yang tak mampu berucap, hingga tubuhku benar benar ambruk, bagai saat aku terombang ambing di tengah samudera.

Namun tak ada mereka yang kupanggil untuk tergerak datang menyambut tanganku. Agar ku tak tenggelam dan hanyut. Kupecut semangat hatiku untuk takputus harap.

Akan disuatu hari esok, aku bisa menarik nafas dengan senyum kebahagiaan. terlukis di garis kerut pipiku tanpa dendam. Sambil kunikmati segelas teh hangat dengan penuh kesadaran. Disuatu sudut senja, dimana aku akan menatap jalan yang telah kulalui dengan segala likunya.

Dan berkata aku mampu melewati semua itu dengan penuh syukur dalam pengembaraanku di kehidupan ini.

**

Catatan:

Butiran ini aku buat saat benar-benar berada di titik nol. Setelah pindah kamar perawatan, beberapa jam pasca sadar dari UGD

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan