Mohon tunggu...
Widie Gadis Kupu-kupu
Widie Gadis Kupu-kupu Mohon Tunggu...

just ordinary people, dan meyakini satu hal "Kenyataan tak selalu indah, tapi selalu ada keindahan dibalik setiap kenyataan"

Selanjutnya

Tutup

Puisi

[FPK] Persembahan Cinta Senandungkan Rasa

29 Oktober 2011   04:55 Diperbarui: 26 Juni 2015   00:20 105 5 7 Mohon Tunggu...

Oleh : Tubagus Rangga Efarasti & Gadis Kupu-Kupu

No Peserta : 173

Ibu..

Kau bidadari dalam setiap kisahku

Menguatkan dan membingkaiku dalam sentuhan tulus

Segala lelahmu luruh bersama waktu

Bersama kasihmu yang takkan pernah habis

.

Lelap tidurmu

Berbalut selimut tipis

Saat waktumu meniada laju

Keriput penanda usiamu kian jelas terlukis

.

Ibu..

Kau jiwa penyejuk kalbu

Memberi segalanya tanpa harap berbalas

Mengajarkanku akan sebuah rindu

Rindu pada hangat dan teduh kasih sayang tanpa batas

.

Kau anggun dalam pesonamu

Hingga jiwa tak lagi mengikat ragamu

Potretmu akan selalu terukir jelas

Dalam sanubariku

Dalam setiap hembusan nafasku

Ibu...

.

.

.

ibu, seperti juga malam ini

aku kembali seperti pecundang

itu yang mereka pikir tentangku,

tentang cintaku yang kuno,

tentang alat perasaku yang purba,

tentang rinduku yang memfosil

.

itulah yang mereka pikir dan aku punah, hampir

nyaris terpojok dan teronggok

tapi ibu, tak ada sedikit pun terbesit dalam pikirmu

tentang semua itu

karena cintamu aku bertahan

karena perasamu aku sanggup memandang

karena rindumu aku punya sandaran

karena belaian kasih sayang, aku tenang

berani mengatakan sampai oksigenku habis:

.

“aku sayang ibu, takkan menyerah hingga habis batas waktu.”

sungguh, cintamu takkan binasa

meski terlewati sekian masa

meski takkan mampu aku membalasnya

terimakasih ibu...

.

.

.

Serang, Banten – Pekan baru, Riau, 27-29 Oktober 2011

.

.

.

*) Keterangan:

  • Kiri : Gadis Kupu Kupu
  • Kanan : Tubagus Rangga Efarasti

.

.

***

Untuk melihat Postingan FPK yang lainnya silahkan klik disini

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x